Warga Geger, Buaya Muncul di Warambadi Palanggai, Sumba Timur, Ini Permintaan Warga

Hewan reptil buaya sejak hampir dua bulan terakhir menggegerkan warga di Kampung Warambadi, Desa Palanggai, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Ti

Warga Geger, Buaya Muncul di Warambadi Palanggai, Sumba Timur,  Ini Permintaan Warga
KOMPAS.com/Tomistoma schlegelii
Ilustrasi buaya 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--Hewan reptil buaya sejak hampir dua bulan terakhir menggegerkan warga di Kampung Warambadi, Desa Palanggai, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pasalnya buaya-buaya itu sangat jinak dan selalu muncul pada saat malam hari. Munculnya buaya itu hingga masuk ke halaman dan kolong rumah warga dan juga sudah memakan banyak ternak milik warga.

Danramil 1601-03 Pahunga Lodu, Kapten Idris kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (24/1/2020) mengatakan, ia mendapat laporan dari warga setempat, bahwa buaya itu sudah sering masuk keluar hingga ke pemukiman warga. Buaya itu juga sudah banyak memangsa ternak milik warga seperti babi, ayam dan anjing.

"Saya juga setelah mendapat laporan warga itu saya sudah kesana kemarin, dan saya juga sudah lihat. Tadi malam baru mereka telepon lagi katanya ada buaya yang masuk rumah warga lagi,"ungkap Idris.

Dikatakan Idris, warga setempat juga mengeluhkan kepadanya dan ia juga berniat hendak menembak buaya-buaya itu dengan maksud untuk mencegah jangan sampai terjadi korban jiwa, namun takut akan melanggar, sebab terkait buaya ini kewenangan Instansi lain yakni BBKSDA NTT.

Dituntut 3 Tahun, Yuli Afra dan Dona Tho Diputus Lima dan Enam Tahun Penjara

"Pokoknya buaya ini awal-awal muncul tidak terlalu jinak, tapi sekarang semakin jinak warga bilang, kita bisa ambil video juga bisa. Ini sangat membahayakan warga setempat kalau tidak cepat dicegah oleh Instansi tekait,"kata Idris.

Penjabat Kepala Desa Palanggai, Nikolas Mbeja Teul juga ketika dihubungi POS-KUPANG.COM mengaku, buaya-buaya itu sering muncul sejak dua bulan terakhir dari pantai. Muncul pertama sejak Bulan Desember 2019 sampai dengan saat ini.

Klub Liga 1 Indonesia, Arema FC, Persib Bandung dan Persija Masuk 100 Klub Terpopuler Dunia, Info

Dikatakan Nikolas jumlah buaya itu sekitar puluhan ekor, namun yang sering masuk ke rumah warga sekitar 6 ekor buaya. Dengan munculnya buaya ini banyak ternak warga seperti babi, anjing dan ayam telah dimangsa oleh buaya.

"Warga kini sangat resah dan takut dengan ini buaya. Untuk saat ini belum ada korban jiwa tapi kalau tidak cepat ditangani tentu sangat membahayakan warga setempat,"kata Nikolas.

Nikolas juga mengatakan, warga sangat berharap secepatnya Instansi terkait segera menangani buaya tersebut, agar tidak dapat membahayakan keselamatan warga setempat dan tidak semakin banyak ternak milik warga dimangsa oleh buaya. (*)
2 Lampiran

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved