Opini Pos Kupang

Kepastian Hukum Sertifikat Hak Milik Atas Tanah

Masi membaca Opini Pos Kupang berjudul: kepastian hukum sertifikat hak milik atas tanah

Kepastian Hukum Sertifikat Hak Milik Atas Tanah
Dok
Logo Pos Kupang

Masi membaca Opini Pos Kupang berjudul: kepastian hukum sertifikat hak milik atas tanah

Oleh Christiana Sri Murni, Dekan Fakultas Hukum Universitas Flores, Ende

POS-KUPANG.COM - Salah satu aspek penting dari hukum adalah kepastian hukum. Artinya, hukum berkehendak untuk menciptakan kepastian dalam hubungan antara orang dalam masyarakat.

Dengan demikian, individu di masyarakat dapat mengetahui dengan jelas akibat hukum dari suatu perbuatan atau hal-hal yang diperbolehkan atau dilarang atau syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam melaksanakan suatu tindakan hukum. Salah satu hal yang berhubungan erat dengan kepastian hukum adalah masalah sertifikat hak milik atas tanah.

Hak milik sangat penting bagi siapa saja untuk memastikan kepemilikan barang dan jasa yang dimilikinya. Semakin tinggi nilai hak milik atas suatu barang dan jasa, semakin tinggi pula penghargaan yang diberikan terhadap barang tersebut.

Bupati Sumba Timur Minta Umat Konghucu Tetap Saling Menghormati Antara Pemeluk Agama

Tanah adalah salah satu milik yang sangat berharga bagi siapa saja. Hak milik atas tanah tidak terbatas jangka waktunya. Menurut Pasal 20 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (selanjutnya disebut UUPA) hak milik adalah hak turun-temurun, terkuat, dan terpenuh yang dapat dipunyai orang atas tanah.

Turun-temurun artinya hak milik atas tanah dapat berlangsung terus-menerus selama pemiliknya masih hidup dan bila pemiliknya meninggal dunia, maka hak milik atas tanah tersebut dapat diteruskan oleh ahli warisnya sepanjang ahli warisnya memenuhi syarat sebagai subyek hak milik.

Terkuat artinya hak milik lebih kuat bila dibandingkan hak atas tanah yang lain, tidak mempunyai batas waktu tertentu, dan mudah dipertahankan dari gangguan pihak lain dan tidak mudah hapus.

BKPSDA Kupang Deadline Pengesahan Kartu Tanda Peserta Tes CPNS Hingga 24 Januari

Terpenuh, artinya hak milik atas tanah memberi wewenang kepada pemiliknya paling luas bila dibandingkan dengan hak atas tanah yang lain, dapat menjadi induk bagi hak atas tanah yang lain, dan penggunaan tanah lebih luas bila dibandingkan hak atas tanah yang lain. Yang menjadi subjek hak milik atas tanah adalah warga negara Indonesia dan badan hukum yang ditetapkan oleh pemerintah.

Ciri-ciri hak milik atas tanah sebagai berikut. Pertama, hak milik atas tanah merupakan hak paling kuat. Artinya, hak itu tidak mudah hapus dan dipertahankan dari gangguan dari pihak lain.

Halaman
123
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved