BPBD Kupang Belum Dapatkan Data Dampak dari Gempa Bumi

BPBD Kabupaten Kupang belum mendapatkan data dampak kerusakan material akibat Gempa Bumi

BPBD Kupang Belum Dapatkan Data Dampak dari Gempa Bumi
DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono 

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Kupang belum mendapatkan data dampak kerusakan material akibat Gempa Bumi pada Rabu, 15 Januari 2020 Pukul 14.55.30 WIB.

Sesuai pengalaman, ketika ada bencana pihaknya dalam waktu 1x24 jam akan mendapatkan informasi dari kepala desa ataupun camat mengenai kerusakan yang terjadi.

Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Kupang, Ayub Hilli menyampaikan hal ini kepada Pos Kupang, Kamis Senin (16/1/2020).

Stok Pupuk Subsidi Urea PT Kaltim di NTT Dijamin Aman

Ayub mengatakan, terkait dengan gempa bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Kupang, pihaknya sudah mencari informasi ke semua wilayah guna mendapatkan laporan soal dampak kerusakan.

Namun, katanya, sampai hari kedua pasca gempa bumi tersebut, tidak ada satupun laporan dari lapangan yang menyatakan soal adanya kerusakan.

Mari Katong Bacarita, Imagine-Nation Mencari Kawan Dongeng di Kupang, Ini Kriterianya

"Kalau ada kerusakan biasanya kami sampaikan terbuka. Sampai sekarang belum ada informasi ke kami," kata Ayub.

Sebagaimana diketahui, BMKG memastikan kejadian dan Parameter Gempa bumi pada Rabu, 15 Januari 2020 pukul 14.55.30 WIB di wilayah Laut Timor diguncang gempa tektonik.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M=5,9 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi Mw=5,7.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 10.54 LS dan 124.12 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 66 km arah Tenggara Kupang, Kabupaten Kupang, NTT pada kedalaman 16 km.

Dalam rilis BMKG yang diterima POS- KUPANG.COM, Rabu (15/1/2020) dirilis bahwa soal jenis dan Mekanisme Gempabumi.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, ST.,Dipl. Seis., M.Sc menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya tumbukan lempeng Australia terhadap lempeng Eurasia.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( Thrust Fault ).

Dampak Gempabumi, guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Kupang, kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), Timor Tengah Utara, II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved