Breaking News

VIDEO: Pohon Natal Berbahan Sampah Plastik, Hiasi Gereja Centrum Paroki Stemada. Tonton Videonya

VIDEO: Pohon Natal Berbahan Sampah Plastik, Hiasi Gereja Centrum Paroki Stemada. Pohon Natal ini karya Orang Muda Katolik (OMK) Stemada, Mbay, Nagekeo

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Frans Krowin

VIDEO: Pohon Natal Berbahan Sampah Plastik, Hiasi Gereja Centrum Paroki Stemada. Tonton Videonya

POS-KUPANG.COM, MBAY – VIDEO: Pohon Natal Berbahan Sampah Plastik, Hiasi Gereja Centrum Paroki Stemada. Tonton Videonya

Menjelang perayaan Natal Gereja Katolik Centrum Hati Kudus Yesus Paroki Stella Maris Danga (Stemada) di Mbay Kabupaten Nagekeo mulai didekorasi.

Di dalam gereja sudah didekorasi dan sudah ditata rapi dengan pernak-pernik Natal, lampu warna-warni dan hiasan bunga-bunga cantik.

VIDEO: BBM Langka di Kupang, Para Sopir Antre Sejak Hari Masih Gelap. Ini Videonya

VIDEO: Jusuf Lado Produksi Sabun A61, Sabun Asli NTT. Bisa Hilangkan Noda. Ini Videonya

VIDEO: Hanya Dengan 5 Kali Pemukulan, Knalpot Racing Itu Langsung Penyok. Ini Videonya

Di luar Gereja Centrum tampak sejumlah orang muda, larut dalam kesibukan. Mereka sibuk mengerjakan sesuatu untuk memeriahkan suasana Natal.

Mereka adalah anggota Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Stella Maris Danga.

Malam itu mereka tampak sangat sibuk sedang mengerjakan pohon Natal, kandang Natal dan berbagi interior lainnya.

Yang menarik didepan gereja, ada pohon Natal dengan tingginya sekitar 8 meter sudah dihiasi dengan ornamen-ornamen cantik didepan Gereja Centrum.

Pohon Natal tersebut sangat menarik perhatian. Bahan yang dipakai untuk membuat pohon Natal yaitu berasal dari sampah plastik seperti botol minuman plastik yang sudah tidak dipakai.

Dengan kreatifitas sejumlah anggota OMK, botol plastik bekas tersebut dirancang sedemikian rupa menjadi sebuah pohon Natal yang cantik.

Dipohon Natal dipasang lampu kerlap-kerlip membuat suasananya semakin hidup dan indah dipandang.

Cahaya lampu warna-warni yang dipasang memberi kesan nuansa Natal yang begitu meriah.

Ketua OMK Stella Maris, Andreas Dao, mengatakan, persiapan dekorasi persiapan Natal dimulai sejak dua minggu yang lalu.

Pohon Natal yang dikerjakan kurang lebih dua minggu karena harus mulai dengan mengumpulkan bahan-bahan yang akan digunakan.

Menurut Andreas bahan yang dipakai membuat pohon Natal tersebut merupakan limbah plastik seperti botol bekas minuman dan juga kaleng bekas dan gelas plastik yang sudah tidak dipakai.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved