VIDEO: Jusuf Lado Produksi Sabun A61, Sabun Asli NTT. Bisa Hilangkan Noda. Ini Videonya
VIDEO: Jusuf Lado Produksi Sabun A61, Sabun Asli NTT. Bisa Hilangkan Noda. Sabun ini akhirnya bisa dipasarkan setelah ujicoba lebih dari 300 kali.
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Frans Krowin
VIDEO: Jusuf Lado Produksi Sabun A61, Sabun Asli NTT. Bisa Hilangkan Noda. Ini Videonya
POS-KUPANG.COM, KUPANG – VIDEO: Jusuf Lado Produksi Sabun A61, Sabun Asli NTT. Bisa Hilangkan Noda. Ini Videonya
Gubernur NTT, diwakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTT, Nasir Abdullah, meresmikan Sabun A61 yang diproduksi UD Marede di Swasti Sari Mart, Kota Kupang.
UD Merede menyediakan sabun cuci bubuk, sabun khusus tenunan daerah, sabun serba guna, shampo, sabun mandi dan bubuk penghilang bau badan yang dipajang di depan mart tersebut.
• VIDEO: Hanya Dengan 5 Kali Pemukulan, Knalpot Racing Itu Langsung Penyok. Ini Videonya
• VIDEO: FORMAT Gelar Aksi di Kantor Bupati, Tuntut Hak Atas Tanah di Desa Tonggurambang. Ini Videonya
• VIDEO: Asyiknya Membeli Kue Natal Oma Bulan di Kupang. Cicipi Dulu Baru Beli. Tonton Videonya
Swasti Sari Mart Kota Kupang, merupakan salah satu distributor resmi Sabun A61 di kota ini.
Bagaimana sampai ada produk sabun A61, produk asli NTT? Berikut kisah Owner UN Marede, Jusuf Dominggu Lado.
Dia menuturkan awalnya ia ke Bogor untuk mencari mitra dagang agar dirinya bisa menjadi agen sebuah produk untuk wilayah dagang di NTT.
Sesampai di Bogor, tuturnya, ia dikatai goblok dan bodoh. “Masa air dipikul dari Jawa?” tutur Jusuf Lado memulai kisahnya.
Sabun cair itu, kata dia, dibuat dari air. “Kenapa harus bawa air dari Jawa? Apakah air tidak ada di Kupang? Makanya, belajar supaya bisa. Akhirnya kami belajar," tuturnya.
Setelah itu, katanya, ia kembali di Kupang, melakukan percobaan. Tapi sampai lebih dari 300 kali percobaan, usahanya itu belum bisa membuahkan hasil.
"Kami belajar membuat sabun lalu tapi berkali-kali tidak ada hasil. Walau begitu kami terus berusaha sampai akhirnya sabun A61 berhasil diproduksi,” ujarnya.
Jusuf mengatakan, ketika merintis usaha tersebut seluruh prosesnya dilakukan secara manual, mengandalkan tenaga manusia.
Saat ini, katanya, peralatannya sudah ada. Mesin untuk sabun bubuk sudah ada dengan kapasitas produksi 1,5 ton per hari.
Selain itu ada juga dua unit mesin kemasan sachet yang memproduksi 5.000 renteng per hari.
Selama lima tahun ini, kata Jusuf, UD Marede telah mensosialisasikan produk ini dan disambut baik oleh 582 sekolah di daratan Timor yang telah menjadi pelanggan Sabun A61.
• VIDEO: Pesona Pantai Kota Jogo, Flores, Tebing Batuan Karstnya Sungguh Menawan. Ini Videonya
• VIDEO: Danrem 161 Wirasakti Kupang Buka Raknamo Fun Run 2019. Tonton Videonya
• VIDEO: Kapolres, Dandim dan Kajari Ende, Musnahkan 157 Knalpot Racing. Tonton Videonya