Berita Cerpen
Cerpen Riko Raden: Kembalikan Tanah Kami
Cerpen Riko Raden: Kembalikan Tanah Kami. Ada sebuah kampung, tempat nenekku dilahirkan. Suasana sangat sejuk dan udara segar.
Di sana puluhan alat berat seperti eskavator ke area tambak. Mereka melihat ternyata di sana juga ada pihak keamanan seperti TNI.
Dengan adanya alat berat ini, petak-petak tambak menjadi lebih besar.
• Bupati TTS Pantau Pembersihan Sampah di Jalan WJ Lalamentik
Warga kampung pun dengan ramai mendatangi lokasi perusahan ini. Mereka berterik agar tanah mereka di kembalikan. Warga kampung menolak penggusuran lahan mereka.
Melihat penolakan dari warga kampung, pihak TNI dan perusahan kemudian melakukan intimidasi kepada warga kampung bahwa apabila tidak mau menerima ganti rugi seluruh lahan ini akan ditangakap dan seluruh rumah akan dibakar.
Karena warga kampung belum mempunyai wadah perjuangan bersama, mereka akhirnya dapat dilumpuhkan oleh TNI dan perusahan dan akhirnya terpaksa menyerahkan lahan mereka.
• BI Terus Tingkatkan Aksesbilitas UMKM Menuju dunia digital Melalui Program Ini
***
"Terus ayah, bagaimana sekarang keadaan di kampung ini." Kataku pada ayah.
"Nak, sampai sekarang masalah itu belum bisa diatasi. Warga kampung yang tinggal dekat perusahan ini pelan-pelan meninggalkan tanah mereka. Anak-anak mereka banyak yang meninggal karena tidak tertahan dengan asap dari perusahan tambak ini," kata ayah.
"Aduh ayah, kasihan mereka itu. Tidak mendapat keadilan dari pihak pemerintah."
"Nak!Ayah sambil mengelus rambut kepalaku. Ayah ingin supaya kelak engkau menjadi orang yang baik dan bisa membantu orang-orang yang tidak mendapat keadilan."
Itulah kebiasan ayahku sebelum tidur malam. Selalu menceritakan hal-hal yang menarik.
(Riko Raden, tinggal di Unit St. Rafael Ledalero).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kembalikan-tanah-kami.jpg)