Berita Cerpen
Cerpen Riko Raden: Kembalikan Tanah Kami
Cerpen Riko Raden: Kembalikan Tanah Kami. Ada sebuah kampung, tempat nenekku dilahirkan. Suasana sangat sejuk dan udara segar.
Kami tak akan lupa dengan semuanya ini. Kami berjanji untuk mengubah nasib orang-orang di kampung ini." Kata seorang pejabat yang satu lagi.
Kata-katanya begitu indah dan membuat orang-orang di kampung merasa nyaman untuk terus mendengarkan mereka apalagi dengan janji setinggi langit itu.
"Bapa dan mama sekalian, supaya janji kami bisa ditepati nanti, ayo mari kita sama-sama tanda tangani surat ini. Kami butuh satu orang saja dan dia itu orang yang terpengaruh dan bisa dipercaya oleh orang-orang di kampung ini." Kata seorang
pejabat yang satu lagi.
• Ditinggal Dua Pemain Andalannya, Pelatih Maung Bandung Siapkan Skema Baru saat Laga Persib vs PSM
Kebetulan mereka hanya tiga orang. Dan orang yang ketiga ini sebagai kesimpulan untuk meminta tanda tangan surat yang mereka bawa. Surat itu isinya untuk meminta persetujuan dari warga di kampung agar perusahan tambak mereka bisa bangun di kampung ini.
Orang-orang di kampung pun langsung memilih bapak Markus untuk mewakili warga kampung tanda tangan surat ini.
"Aku pak. Kata bapak Markus. Aku dan warga di kampung ini sangat bangga dengan apa yang telah dikatakan oleh bapa mereka. Kami sebagai warga di kampung ini sangat setuju dengan pernyataan ini."
Bapak Markus dengan tersenyum mendatangani surat tersebut.
Dia tidak membaca apa isi dari surat tersebut. Ketiga pejabat ini pun tersenyum lebar karena rencana untuk membuka perusahan tambak di kampung ini berhasil.
• Bobotoh Ingin Makan Konate Berkostum Persib Maung Bandung Musim Depan, Ini Jawaban Misterius
Pada malam itu juga ketiga pejabat ini pulang dengan membawa sejuta perasaan bahagia. Mereka yakin bahwa kampung ini cocok untuk membangun sebuah perusahan tambak.
Benar apa yang dikatakan oleh orang bijak bahwa orang yang mempunyai pengetahuan luas dengan sendirinya ia bisa mengatahui segalanya.
Barangkali demikian dengan ketiga pejabat yang datang di kampung ini. Mereka tahu bahwa kampung ini mempunyai banyak harta karun yang tidak diketahui oleh orang-orang di kampung ini.
Orang-orang di kampung ini hanya tahu bagaimana merawat sebuah lingkungan agar tetap utuh. Juga tanda kebaikan mereka terhadap yang Maha Tinggi dengan menjaga dan tetap memelihara alam yang indah.
• Wakil Gubernur NTT Disambut Tarian Penari Sanggar Lopo Gaharu di Ruangan Nembrala
Warga kampung sangat takut sekali yang namanya menebang pohon secara liar di lingkungan mereka. Kampung kami adalah surga kami, pepatah yang bisa mewakili jika berbicara mengenai kampung ini.
Satu bulan kemudian, orang-orang di kampung sangat kaget karena tanah mereka telah digarap oleh perusahan tambang.
Warga kampung kaget karena selama ini mereka belum melihat kebun yang lumayan jauh dari perkampungan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kembalikan-tanah-kami.jpg)