Mentan Harapkan NTT Jadi Lumbung Ternak Nasional

Menteri Pertanian ( Mentan), Dr. H Sharul Yasin Limpo, S.H, M.Si, MH mengharapkan Provinsi NTT menjadi lumbung ternak nasional.

Mentan Harapkan NTT Jadi Lumbung Ternak Nasional
POS-KUPANG.COM/EDI HAYONG
Para Dirjen Kementan bersama Sekda NTT, Bupati Kupang pada acara Panen Pedet Terintegrasi di Oesao, Kabupaten Kupang, Jumat (13/12/2019) 

POS-KUPANG.COM I OELAMASI - Menteri Pertanian ( Mentan), Dr. H Sharul Yasin Limpo, S.H, M.Si, MH mengharapkan Provinsi NTT menjadi lumbung ternak nasional.

Selama ini kontribusi pengiriman ternak sapi dari NTT cukup luar biasa terutama ke Jawa dan Kalimantan. Populasi sapi di NTT dalam tahun 2019 mencapai 1.087.615 ekor dan Kinerja Upsus Siwab NTT 2019 untuk IB  : 9.053 akseptor (75,4 persen dari target 12.000 akseptor. Bunting mencapai  8.218 akseptor (97,8 persen dari terget 8.400 akseptor dan lahir  9.137 ekor (135,9 persen  dari target 6.720 ekor).

Pemerintah Kota Kupang Deklarasi STOP BABS Sembarang Tempat

Mentan Sharul Yasin Limpo menyampaikan ini dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan RI,  Dr. I Ketut Diarmita pada acara Panen Pedet Terintegrasi di Oesao, Kabupaten Kupang, Jumat (13/12/2019)

Hadir pada acara ini, Sekda NTT, Ir. Ben Polomaing, Dirjen Perkebunan, Dr. Ir. Kasdi Subagyono, Dirjen Tanaman Pangan, Dr. Ir. Suwandi, Kepala Badan Karantina Pertanian, Dr. Ir. Ali Jamil, Kepala Badan Litbang Kementan, Dr. Ir. Fajri Jufri, Bupati Kupang, Korinus Masneno, Kepala BPTP NTT, Kepala BBPP Kupang dan ratusan warga se-Kabupaten Kupang.

Menurut Mentan, pembangunan sektor pertanian perlu ditingkatkan karena sangat dibutuhkan. Usaha produksi dan populasi ternak harus semakin ditingkatkan.

Jelang Natal dan Tahun Baru, Polda NTT Kerahkan 2.900 Personil Untuk Operasi Lilin

Upaya yang diperlukan, kata Mentan,  perbaiki mutu genetik melalui IB. Untuk itu perlu gerakan sumber daya di daerah sebagai penyumbang untuk mendukung sektor pertanian.

Dikatakannya, kegiatan optimalisasi potensi pertanian menjadi fokus perhatian  Kementan dengan upaya pencanangan Sikomandan.

Program SIWAB merupakan  langkah nyata untuk  peningkatan produksi ternak sapi. SIWAB yang mulai dicanangkan sejak 2017 perlu dipertahankan dan ditingkatkan.

Mentan menyampaikan kebanggaannya karena Populasi sapi di NTT dalam tahun 2019 mencapai 1.087.615 ekor. Kinerja Upsus Siwab NTT 2019 untuk IB  : 9.053 akseptor (75,4 persen dari target 12.000 akseptor. Bunting mencapai  8.218 akseptor (97,8 persen dari terget 8.400 akseptor dan lahir  9.137 ekor (135,9 persen  dari target 6.720 ekor).

"Pemerintah Pusat akan terus mendorong pengembangan ternak sapi di NTT. NTT akan dijadikan  lumbung ternak sapi nasional. Harapan kedepan NTT memberikan kontribusi dengan terus tingkatkan populasi ternak untuk mewujudkan swasembada daging Nasional," pesan Mentan.

Halaman
12
Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved