Berita Pendidikan
Kuliah Umum Prodi Linguistik PPs Undana, Kumoro Beber Keluarga Bahasa Austronesia
Program Studi ( Prodi) Pasca Sarjana (PPs) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang menggelar kuliah umum, Rabu (4/12/2019).
Penulis: Apolonia M Dhiu | Editor: Apolonia Matilde
Dyen menyebut asal-usul orang Ausronesia ditentukan oleh perbedaan-perbedaan Bahasa-bahasa. Asal-usul ialah daerah di mana terdapat banyak Bahasa dengan pebedaan yang besar.
Kelompok Bahasa yang berbeda-beda tidak akan bermigrasi Bersama-sama ke daerah yang sama. Kiranya yang terjadi ialah bahwa Bahasa-bahasa itu sedikit demi sedikit menjadi berbeda di tanah asalnya.
Sementara, papar dia, menurut P. S Bellwood, yang menggabungkan penemuan dan pemikiran dari cabang Lingustik, Anthropologi dan Arkeologi menyebutkan bahwa Formosa telah didiami orang Austronesia 6000 tahun yang lalu.
Mereka bercocok tanam dan kesukaannya ialah menanam padi serta biji-bijian lain. Sistem pertaniannya ialah tebang bakar.
• BREAKING NEWS 6 Anak di TTS Keracunan Biskuit, Dilarikan ke Puskesmas
Asdir I PPs Undana, Dr. Korolus Kopong Medan, ketika membuka kuliah umum tersebut mengapresiasi kehadiran Dr. Hendro ke PPs Undana.
Menurutnya, kuliah umum tentang Keluarga Bahasa Austronesia dan Bahasa-bahasa Daerah di Indonesia sangat urgen, karena perkembangan Bahasa Austronesia kini mengalami persoalan.
Kopong Medan mengatakan, ada banyak bahasa yang terancam punah karena kehabisan penutur.
Dari sekitar 742 bahasa di Indonesia, ujarnya, ada sekitar 169 yang terancam punah, karena penuturnya semakin berkurang dari waktu ke waktu.
Di Alor, NTT misalnya, ada salah satu Bahasa (Belilel) yang menyisahkan satu penutur saja.
"Karena itu, kuliah umum ini sangat penting dalam arti memberi kontribusi dan pemikiran bagaimana Bahasa daerah ke depan terutama bahasa daerah di Indonesia, menjadi alaram bagaimana pemikiran kedepan untuk pengembangan Bahasa daerah," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/asisten-diektur-dr-karolus-kopong-medan-mengenakan-cinderamata.jpg)