Keracunan Biskuit

Dua Pasien Keracunan Dipulangkan, Empat Masih Dirawat

Dua pasien yang diduga mengalami keracunan Jistin dan Arlan sudah diperbolehkan pulang pada Jumat (6/12/2019) malam

Dua Pasien Keracunan Dipulangkan, Empat Masih Dirawat
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak salah satu anak, korban keracunan makanan sedang terbaring di atas tempat tidur Puskesmas Panite dengan jarum infus melekat pada tangannya 

Dua Pasien Keracunan Dipulangkan, Empat Masih Dirawat

POS-KUPANG. COM|SOE -- Dua pasien yang diduga mengalami keracunan Jistin dan Arlan sudah diperbolehkan pulang pada Jumat (6/12/2019) malam. Sedangkan empat pasien lainnya, Niken Ndun, Kilvin, Vania dan Aldi masih dirawat di Puskesmas Panite.

Tiga diantaranya, Niken, Kilvin dan Vania masih menggunakan infus, sedangkan Aldi tidak diinfus dan hanya dilakukan observasi.

Kepala Puskesmas Panite, Armawati Ton, A.Md Keb, Kapus Panite kepada pos kupang.com, Sabtu (7/12/2019) mengatakan, dari enam pasien diduga keracunan, hanya empat yang dirawat inap.

Sedangkan dua lainnya diijinkan pulang karena walaupun mengkonsumsi biskuit namun tidak mengalami gejala keracunan.

"Tadi malam masuk 6 orang namun setelah kita cek hanya 4 yang alami gejala keracunan," ungkap Armawati.

Ketika ditanyakan terkait kondisi pasien yang masih dirawat, dikatakan Armawati, kondisinya sudah mulai membaik. Para pasien sudah tidak lagi mengalami muntah-muntah dan kepala pusing.

BREAKING NEWS 6 Anak di TTS Keracunan Biskuit, Dilarikan ke Puskesmas

Namun para pasien masih mengalami gejala mencret.

"Untuk empat pasien yang masih dirawat belum kita ijinkan untuk pulang karena masih mengalami menceret," ujarnya.

Terkait sampel makanan yang dikonsumsi para korban, Armawati mengatakan, sampel tersebut sudah diambil tim reaksi cepat Dinkea TTS guna diperiksa di Lab. Dirinya sudah mendatangi kios Mia Antonis, namun kios Mia dalam keadaan tertutup dan tidak ada orang di rumah.

"Sampel biskuitnya semalam langsung dari tim reaksi cepat datang ambil untuk diperiksa," pungkasnya.

Untuk diketahui, Untuk diketahui, Kasus keracunan makanan kembali terjadi di Kabupaten TTS. Kali ini, kasus keracunan makanan terjadi di Desa Pollo, Kecamatan Amanuban Selatan, Jumat (6/12/2019) sore.

5 Tips Praktis Untuk Terhindar Dari Sambaran Petir Versi BMKG

Sikapi Dugaan Pungli, Tim Saber Pungli Kota Kupang Sambangi PNK

Mirisnya, dalam kasus kali ini, semua korbannya yang berjumlah enam orang merupakan anak-anak. (Laporan Reporter Pos Kupang. Com, Dion Kota )

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved