VIDEO: Anggota TNI Di Ende Diingatkan Soal Bahaya Laten, Komunis dan Radikalisme. Tonton Viodenya
VIDEO: Anggota TNI Di Ende Diingatkan Soal Bahaya Laten, Komunis dan Radikalisme. Hal ini disampaikan Dandim 1602 Ende, Letkol (inf) Fuad Suparlin.
Penulis: Romualdus Pius | Editor: Frans Krowin
VIDEO: Anggota TNI Di Ende Diingatkan Soal Bahaya Laten, Komunis dan Radikalisme. Tonton Viodenya
POS-KUPANG.COM,ENDE -- VIDEO: Anggota TNI Di Ende Dingatkan Soal Bahaya Laten, Komunis dan Radikalisme. Tonton Viodenya
Anggota TNI yang bertugas di Kabupaten Ende dingatkan mengenai bahaya laten komunis maka diharapkan kepada anggota TNI tetap waspada agar tidak disusupi oleh paham komunis baik dalam diri maupun masyarakat.
Dandim 1602 Ende, Letkol Inf Fuad Suparlin mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Minggu (24/11/2019) di Ende.
• VIDEO: Selamat Jalan Ciputra. Sang Konglomerat Itu Meninggal di Singapura. Ini Videonya
• VIDEO: Pria Adonara Yang Menikahi Bule Cantik Asal Perancis Itu Dari Kampung Lamahelan. Ini Videonya
• VIDEO: Taufik Beberkan Suka Duka Kontraktor di NTT Saat Coffee Morning Bank Mandiri. Tonton Videonya
Dandim Fuad mengatakan, terkait paham komunis itu, anggota TNI di Kabupaten Ende mendapatkan juga pengarahan mengenai bahaya laten komunis (Balakom) dari dirinya dan Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Ende, Yosep Woge.
Dandim Fuad Suparlin mengatakan, bangsa Indonesia belum terbebas dari paham-paham yang tidak sejalan dengan kepribadian bangsa, paik paham ekstrim kiri maupun kanan.
Untuk menangkal paham yang tidak sejalan dengan mayoritas masyarakat Indonesia itu, maka anggota TNI khususnya yang ada di Kabupaten Ende, diberikan penyegaran tentang bahaya laten baik itu komunis maupun radikalisme.
“Kita memberikan penyegaran dan membuka kembali wawasan anggota TNI mengenai bahaya laten komunis dan paham radikalisme, agar anggota TNI selalu waspada,” tandas Dandim Fuad Suparlin.
Hadir dalam acara itu, Anggota TNI yang bertugas di Kabupaten Ende baik Anggota Kodim dan Babinsa serta Pos TNI AL dan Kompi C serta POM TNI plus isteri anggota TNI.
Dandim Fuad Suparlin mengatakan khusus untuk anggota Babinsa dan Koramil yang hadir dalam acara penyegaran itu, diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya laten komunis dan radakalisme.
Dandim Fuad Suparlin mengatakan, khusus untuk paham radakalisme, memang sudah sering terjadi di Indonesia.
Untuk itu diharapkan semua elemen masyarakat senantisa waspada agar tidak terjebak dengan paham tersebut.
Hal yang sama disampaikan juga Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Ende,Yosep Woge.
Saat memberikan materi kepada anggota TNI di Aula Kodim Ende, Sabtu (23/11/2019), Yosep Woge mengatakan, saat ini bangsa Indonesia sedang dalam ancaman bahaya radakalisme dan komunisme atau PKI.
• VIDEO: Makam Ansel Wora Segera Dibongkar.Jasadnya Diotopsi Oleh Tim Labfor Denpasar. Simak Videonya
• VIDEO: Angin Puting Beliung Menerjang Desa Oebelo, Oktovianus Lopes Lolos dari Maut. Ini Videonya
• VIDEO: Polres Ende Tingkatkan Status Kasus Kematian Ansel Wora, ASN Di Dishub Ende. Ini Videonya
Oleh karena itu, semua elemen bangsa agar tetap waspada sehingga tidak mudah terjebak dalam paham yang tidak sejalan semangat nasionalisme bangsa ini.
Dikatakannya, saat ini, seiring kemajuan teknologi, masyarakat Indonesia telah berada dalam era digital. Itu terbukti dengan begitu pesatnya perkembangan media sosial di masayarakat.