VIDEO: Makam Ansel Wora Segera Dibongkar.Jasadnya Diotopsi Oleh Tim Labfor Denpasar. Simak Videonya
VIDEO: Makam Ansel Wora Akan Segera Dibongar. Jasadnya Diotopsi Oleh Tim Labfor Bali. Hal ini diungkapkan Wakapolres Ende, Kompol Dance Elias Day.
Penulis: Romualdus Pius | Editor: Frans Krowin
VIDEO: Makam Ansel Wora Akan Segera Dibongar. Jasadnya Diotopsi Oleh Tim Labfor Bali. Simak Videonya
POS-KUPANG.COM, ENDE – VIDEO: Makam Ansel Wora Akan Segera Dibongar. Jasadnya Diotopsi Oleh Tim Labfor Bali. Simak Videonya
Makam Ansel Wora, korban yang diduga meninggal dunia secara tidak wajar di Pulau Ende, akan segera dibongkar. Jasadnya pun akan dikeluarkan dari kubur.
Ini dilakukan, karena jasad korban itu akan diotopsi oleh tim medis dari Laboratorium Forensic (Labfor) Denpasar, Bali.
• VIDEO: Angin Puting Beliung Menerjang Desa Oebelo, Oktovianus Lopes Lolos dari Maut. Ini Videonya
• VIDEO: Polres Ende Tingkatkan Status Kasus Kematian Ansel Wora, ASN Di Dishub Ende. Ini Videonya
• VIDEO: Kajari Sumba Timur Serahkan Uang Rp 119,5 Juta Kepada Bupati Gidion. Ini Videonya
Untuk otopsi jasad korban itu, keluarga telah menyatakan persetujuannya.
Jasad korban akan diotopsi untuk mengetahui kebenaran, apakah korban meninggal dunia karena sakit penyakit, atau karena sebab tertentu.
Selama ini, keluarga korban menduga, korban meninggal dunia secara tidak wajar. Karena ada luka di bagian kepala. Luka itu diduga akibat hantanan benda keras.
Hal itu diungkapkan Wakapolres Ende, Kompol Dance Elias Day, ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (25/11/2019).
Kakak kandung Anselmus Wora, yakni Hendrikus Seni, membenarkan persetujuan keluarha itu, ketika ditemui di Mapolres Ende, Senin (25/11/2019).
Hendrikus mengatakan, pada awalnya keluarga keberatan dilakukan otopsi. Sebab hal itu tidak biasa dalam tradisi maupun budaya masyarakat setempat.
Namun demi kepentingan penyedikan agar kasus kematian yang bersangkutan bisa segera terungkap, kata Hendrikus, maka pihak keluarga menyetujui otopsi jasad korban itu.
Hendrik mengatakan guna mendukung pengungkapan kasus tersebut pihak keluarga telah menyerahkan surat persetujuan untuk otopsi tersebut.
“Kami belum tahu kapan waktunya dilakukan otopsi. Namun dari pihak keluarga, kami telah setuju untuk hal itu. Otopsi jenazah kemunkinan dilakukan dalam waktu dekat ini,” kata Hendrikus.
Hendrikus mengatakan pihaknya berharap dengan adanya otopsi maka akan semakin jelas mistieri kematian adik kandungnya itu.
Keluarga korban berharap agar pihak-pihak yang diduga terkait langsung dengan kasus kematian Anselmus, dapat segera ditahan oleh polisi.