Kamis, 7 Mei 2026

Renungan Harian Kristen Protestan, Senin, 19 November : Rahasia Keberhasilan

bahkan juga keberhasilan dalam berumah tangga, dan masih banyak keberhasilan lainnya menurut standar diri

Tayang:
Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/ISTIMEWA
Pdt. Rosaria Imelda Blegur 

1.mereka tidak berpisah dari orang berdosa dan cara hidup merekapun demikian. 2. Mereka tidak diberi pelajaran Firman Allah. 3. Mereka tidak berbuah. Yang terutama dari ketiga hal ini adalah tentang perpisahan.

Orang yang siap untuk bertumbuh dalampengenalan akan kebenaran Firman Tuhan adalah orang yang berani mengambil langkah pertama dengan memisahkan dirinya dari komunitas atau kelompok tertentu yang membuat ia jauh dari Tuhan. 

Sebab orang yang berani hidup terpisah adalah orang yang membuat suatu saluran yang bersih bagi aliran Roh Kudus, yang mengairi benih itu dan menjadikannya bertumbuh dan berbuah,dan  kehidupannya akan mengikuti kehendak Allah sampai pada akhir hidupnya.

Apa saja perpisahan yang harus dilakukan. 1) perpisahan dari nasehat dan maksud orang-orang yang tidak hidup bagi Allah. 2) perpisahan dari kelakukan dan kebiasaan orang-orang yang hidup dalam dosa. 3) perpisahan yang bersifat mencegah kita bersahabat dengan orang-orang berdosa yang angkuh dan cerdik, yang menyindir hidup yang saleh itu bahwa hidup yang saleh itu tidak menguntungkan, yang menghina kerendahan hati dan pertobatan orang saleh, dan yang menolak ajaran-ajaran Tuhan dan peringatan-peringatan dalam Firman-Nya. 

Saudara banyak orang yang beranggapan bahwa, ketika mereka bergaul dengan orang-orang yang demikian, mereka akan membawa orang-orang tersebut ke jalan yang benar.

Tidak heran saudara, jika seorang anak yang berasal dari keluarga yang baik-baik, kedua orang tuanya adalah hamba Tuhan, tetapi di luar rumah ia bergaul dengan “pencoleng” bahkan kadang-kadang ia tidur dengan mereka.

Ini bukan dengan arti pergaulan yang biasa-biasa saja, ada kemungkinan ia membawa pengaruh yang baik kepada mereka tapi hanya terjadi kalau ia sudah punya landasan iman yang kuat dan memiliki kedewasan iman tetapi ada kemungkinan yang lain yaitu ia ikut-ikutan menjadi rusak.

Oleh karena itu saudara.Jika kita tahu dan kita menyadari bahwa kita ini lemah, jangan berlagak menjadi seorang pahlawan.

Mengapa Alkitab terlebih dahulu memberikan segi negatifnya ketika memberi dorongan untuk hidup berpisah?

Dosa yang kecil saja sudah dapat merusak kebahagiaan orang Kristen. Jika kita memberi peluang kepada sikap-sikap dunia, maka akan terputuslah aliran rohani kita dari Kristus, dan jika kita membiarkan terus maka kita akan menyimpang dari yang benar dan makin lama kita bisa akan terjerumus dalam kejahatan dunia, sampai akhirnya kitapun bisa menyangkali Dia.

Saudara, seperti sebuah pepatah kuno yang berkata; “ ikan yang sudah mati dengan muda mengapung ke hilir, akan tetapi hanya ikan hidup saja yang berani berenang menentang arus.” 

Saudara, semua orang di dunia ini adalah orang berdosa. Pernahkan kita hidup terlepas dari pemikiran yang kotor, kebiasaan hidup yang jelek, kesombongan, dsb?

Sekalipun kita sudah berada dalam komunitas yang menurut pandangan orang sangat baik, tetapi saya yakin bahwa keberdosaan itu masih terus meliputi kita. Hanya Yesus satu-satunya yang bebas dari semua itu.

Ia yang benar-benar hidup kudus dan suci, bebas semata-mata dari pikiran jahat, dan terpisah dari orang-orang berdosa (Ibrani 7:26). Tetapi karena Yesus hidup seperti itu pengorbanan-Nya memberi keampunan kepada saudara dan saya, dan sekarang Roh kudus memberikan kepada kita kuasa kebangkitan Kristus agar kita menang dalam nama-Nya dan menjalani hidup yang terpisah.

Ciri yang kedua,” mereka siap untuk diajar.”Saudara anggapan orang dunia bahwa hanya anak kecil yang butuh pengajaran.Kecenderungan orang untuk menganggap diri bisa, membuat mereka sulit untuk menerima bukan saja ajaran, masukan pun sulit sekali untuk diterima.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved