Renungan Harian Kristen Protestan, Senin, 19 November : Rahasia Keberhasilan
bahkan juga keberhasilan dalam berumah tangga, dan masih banyak keberhasilan lainnya menurut standar diri
Renungan Harian Kristen Protestan, Senin, 19 November 2019 : Rahasia Keberhasilan
Mazmur 1:1-6
Oleh : Pdt. Rosaria Imelda Blegur
POS-KUPANG.COM--Banyak orang dalam hidupnya memimpikan akan suatu ‘keberhasilan’. Beragam keberhasilan bisa kita harapkan, entahkah keberhasilan dalam study, keberhasilan dalam jalinan cinta, keberhasilan dalam pekerjaan atau bisnis, bahkan juga keberhasilan dalam berumah tangga, dan masih banyak keberhasilan lainnya menurut standar diri masing-masing orang.
Saudara tentu mengetahui buku ‘The purpose driven life’ karya Pendeta Rick Waren? Saya bertanya-tanya, mengapa buku ini begitu cepat terkenal dan laris di pasaran dibandingkan dengan buku-buku lain yang sudah cukup lama keluar tapi tidak terlalu populer.
Hal yang menarik dari buku itu adalah karena di dalam buku itu penulis mengarahkan bagaimana pembaca dapat memfokuskan hidupnya mengarah pada tujuan hidupnya dengan berhasil.
Artinya setiap orang akan mencari cara dalam hidupnya untuk meraih keberhasilan. Bahkan ketikan kita mendengar keberhasilan orang lain, tentu kita akan berpikir bagaimana saya bisa berhasil seperi si A atau si B, dan lainnya.
Dalam semuanya itu, sebenarnya dunia pun menawarkan begitu banyak cara untuk kita memperoleh keberhasilan. Namun sebagai orang-orang percaya, keberhasilan seperti apakah yang Tuhan inginkan dalam hidup kita?
Adakah cara yang tepat untuk kita menemukan rahasia keberhasilan dalam standarnya Tuhan?
Maka haruslah kita pahami terlebih dahulu bahwa ‘rahasia keberhasilan bagi kita di mata Tuhan adalah kita terus bergaul erat dengan kebenaran Firman Tuhan.’
Pada bagian kebenaran firman Tuhan ini, ada dua kelompok atau kategori orang di dunia ini yang memandang keberhasilan berdasarkan karakteristiknya, antara lain:
I. Kelompok orang yang selalu berbahagia (ayt 1-3)
Mari kita melihat apa yang ada pada kelompok orang yang pertama ini atau ciri-ciri dari kelompok orang ini.
Pertama,“Mereka berani untuk dipisahkan.” Pertanyaannya adalahmengapa tidak lebih banyak orang Kristen yang berbahagia dan gembira?
Mazmur ini mengemukakan tiga alasan :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pdt-rosaria-imelda-blegur.jpg)