Bupati Kamelus: Para Lurah di Kecamatan Langke Rembong Sudah Lapor Hasil Kerja Bakti

Bupati Deno Kamelus: Para Lurah di Kecamatan Langke Rembong Sudah Lapor Hasil Kerja Bakti

Bupati Kamelus: Para Lurah di Kecamatan Langke Rembong Sudah Lapor Hasil Kerja Bakti
ISTIMEWA
Kerja bakti warga bersihkan drainase di Kota Ruteng, Manggarai 

Bupati Deno Kamelus: Para Lurah di Kecamatan Langke Rembong Sudah Lapor Hasil Kerja Bakti

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H menegaskan, para lurah di Kecamatan Langke Rembong sudah mulai terjun ke lapangan membersihkan lingkungan dan drainase di pemukiman warga.

Para lurah pun, kata Bupati Kamelus, telah melaporkan hasil kerja bakti di kelurahan bersama warga.

Kepala Kantor BKN Regional X Denpasar Pantau Kegiatan Simulasi CAT CPNS di Sumba Timur

Bupati Kamelus dalam rilisnya kepada POS-KUPANG.COM di Ruteng, Jumat (15/11/2019) sore menjelaskan, para lurah telah melaporkan kegiatan bakti sosial sejak tanggal 14 dan 15 November 2019 kepada dirinya pasca instruksi menjaga kebersihan dan mencegah banjir di pemukiman warga.

"Saya sudah terima laporannya. Para lurah saya minta terus menggandeng warga menjaga kebersihan drainase agar pada musim hujan tidak tersumbat," kata Bupati Kamelus.

Sebelumnya, Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H mengeluarkan instruksi bagi Camat dan Lurah di Kecamatan Langke Rembong, Manggarai guna memperhatikan kebersihan Kota Ruteng di musim hujan.

Sepanjang Tahun 2019, Ini yang Telah Dilakukan OJK Provinsi NTT, Ini Penjelasan Robert Sianipar

Bupati Kamelus meminta agar pihak kelurahan membersihkan drainase atau saluran air yang ada pada masing-masing kelurahan sepanjang 300 meter setiap pekan.

Demikian Bupati Kamelus kepada POS-KUPANG.COM di Ruteng, Sabtu (9/11/2019) siang.

Bupati Kamelus menegaskan, dirinya telah menyampaikan instruksi menjaga kebersihan kepada camat dan lurah di Langke Rembong saat melakukan rapat kerja bersama Camat Langke Rembong dan seluruh perangkat kecamatan serta para Lurah dan staf kelurahan se-Kecamatan Langke Rembong yang dilaksanakan di Aula VIP Kantor Bupati Manggarai, Senin (4/11/2019).

Menurut Bupati Kamelus, tersumbatnya drainase yang ada di dalam Kota Ruteng disebabkan oleh banyaknya sampah yang ada di dalam saluran air.

Kondisi ini menyebabkan air hujan meluap ke badan jalan yang dapat merusak permukaan badan jalan tersebut. Oleh karena itu, setiap kelurahan wajib menentukan tempat kerja bersama yang melibatkan masyarakat setempat untuk membersihkan saluran air yang tersumbat.

"Minggu-minggu pertama bulan November ini setiap Kelurahan wajib untuk menentukan dimana tempat kerja bakti minggu itu, untuk dibersihkan got-nya minimal 300 meter. Tiga ratus meter cukup segitu saja satu minggu, minimal, ya tiap minggu. Bersihkan saluran airnya, kasih keluar semua dia punya kotoran-kotoran, supaya lancar airnya," kata Bupati Kamelus.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kamelus juga berharap dengan dilaksanakannya terobosan ini akan membangkitkan kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya sekaligus membangun partisipasi warga. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved