Negara Dirugikan Rp 94 Miliar, Wawan Biayai Pilkada Istri dan Dua Kakaknya Pakai Uang Korupsi, Info

KOMISARIS Utama PT Balipasific Pragama (BPP) Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, membiayai istri dan kakaknya untuk bertarung di pemilihan kep

Negara Dirugikan Rp 94 Miliar, Wawan Biayai Pilkada Istri dan Dua Kakaknya Pakai Uang Korupsi, Info
TRIBUN/DANY PERMANA
Pengusaha Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta, Rabu (16/10/2013). Wawan yang ditahan KPK bersama Ketua MK Akil Mochtar, diduga terlibat dalam suap pengurusan sengketa pilkada Banten. 

POS KUPANG.COM -- KOMISARIS Utama PT Balipasific Pragama (BPP) Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, membiayai istri dan kakaknya untuk bertarung di pemilihan kepala daerah (pilkada).

Uang itu diperoleh dari hasil tindak pidana korupsi.

Wawan mendapatkan sejumlah proyek dengan cara melawan hukum, setelah memanfaatkan hubungan kekerabatan dengan Gubernur Banten saat itu, Ratu Atut dan wali kota/bupati di Banten.

"Pada Bulan November 2010 membiayai untuk keperluan Pemilukada Tangerang Selatan."

"Airin Rachmi Diany (istri Wawan) Tahun 2010–2011 di antaranya Rp 2,9 miliar," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Selain itu, Wawan turut membiayai Ratu Atut Chosiyah dalam pemilihan Gubernur Banten Tahun 2011, di antaranya sejumlah Rp 3,828,532,762,00.

Juga, membiayai pilkada untuk daerah Kabupaten Serang untuk Ratu Tatu Chasanah sebesar Rp 4.540.108.000,00.

"Membiayai pilkada untuk daerah Kabupaten Serang yang pada saat itu salah satu calon yang ikut pemilukada tersebut adalah Ratu Tatu Chasanah."

"Yang mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Kabupaten Serang yang merupakan kakak dari terdakwa Rp 4.540.108.000,00," JPU KPK.

Wawan didakwa merugikan negara sekitar Rp 94 miliar, karena melakukan dua tindak pidana korupsi.

Halaman
1234
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved