Ini yang Dilakukan Unimor Antisipasi Masuknya Paham Radikalisme di Wilayah Kampus

Ini yang dilakukan Unimor antisipasi masuknya paham radikalisme di wilayah kampus

Ini yang Dilakukan Unimor Antisipasi Masuknya Paham Radikalisme di Wilayah Kampus
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Rektor Unimor, Ir. Arnoldus Klau Berek, M.P., Ph.D 

Ini yang dilakukan Unimor antisipasi masuknya paham radikalisme di wilayah kampus

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Universitas Timor ( Unimor) merupakan salah satu lembaga pendidikan tinggi negeri yang berada di wilayah perbatasan antara negara Indonesia dengan negara Timor Leste.

Karena berada di baranda terdepan, maka Unimor sangat rentan dengan masuknya paham radikalime yang saat ini sudah mulai merambah masuk di lembaga pendidikan tinggi Indonesia.

Anggota DPRD Malaka Minta Polisi Usut Tuntas Pelaku Penganiayaan

Meski begitu, sebagai salah satu lembaga yang mencetak generasi penerus bangsa, Unimor terus melakukan upaya antisipasi sehingga tidak menimbulkan pikiran ekstrim di kalangan mahasiswa maupun para dosen.

Rektor Unimor, Ir. Arnoldus Klau Berek, M.P., Ph.D mengatakan, jika dilihat, tampilan dari mahasiswa di wilayah perbatasan sepertinya sudah terpapar pikiran ekstrim dan paham radikalis.

Namun sebenarnya, tampilan tersebut merupakan bagian dari watak orang Timor sehingga orang melihatnya bahwa mahasiswa di perbatasan sangat ekstrim dan radikalis.

Pengurus Pengprov IMI NTT Resmi Dilantik

"Sebenarnya mereka tidak sejauh itu. Masih dalam tataran wajar. Hanya memang pengendalian emosi anak-anak muda terutama mahasiswa itu belum terkontrol dengan baik," ujar Arnoldus kepada Pos Kupang saat ditemui di ruang kerjannya, Senin (28/10/2019).

Arnoldus mengatakan, untuk melakukan pencegahan terhadap masuknya paham radikalisme di dunia kampus, pihaknya terus melakukan pencerahan sehingga mahasiswa dan para dosen tidak memiliki pikiran yang ekstrim.

"Karena sebenarnya kalau dilihat para dosennya sendiri itu aktivitas mengajar dan memberikan kuliah sangat padat sekali sehingga untuk sampai mengembangkan pikiran yang ekstrim dan radikalis belum ada," ujarnya.

Diakuinya, memang paham radikalisme jika bertumbuh dan berkembang di dunia kampus sangat berbahaya. Oleh karena itu pihaknya terus mengarahkan agar para mahasiswa tidak sampai terpapar paham radikalisme.

Halaman
12
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved