Semua Ingin Jadi Menteri, bergabung dengan kabinet Presiden, Gubernur NTT yang menolak, Alasannya?

Semua Ingin Jadi Menteri, bergabung dengan kabinet Presiden, Gubernur NTT yang menolak, Alasannya?

Semua Ingin Jadi Menteri, bergabung dengan kabinet Presiden, Gubernur NTT yang menolak, Alasannya?
KOMPAS.com/ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI
Presiden Joko Widodo menyampaikan sikap tentang rencana pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana ( RKUHP) di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/9/2019). 

Semua Ingin Jadi Menteri, bergabung dengan kabinet Presiden, Gubernur NTT yang menolak, Alasannya?

 POS-KUPANG.COM - Semua Ingin Jadi Menteri, bergabung dengan kabinet Presiden, Gubernur NTT yang menolak, Alasannya?

Gubernur NTT, ViktowtLaikodat Malah Tolak Jabatan itu, itu Alasannya. Sungguh Sederhana

Sosok Viktor Bungtilu Laiskodat Gubernur NTT yang tolak jabatan menteri di kabinet kerja jilid dua Presiden Joko Widodo.

Kader Partai NasDem itu sudah berdiskusi intens dengan petinggi partai NasDem dan Jokowi terkait rencana masuk dalam jajaran menteri.

Menurut Willy Aditia, Ketua DPP NasDem, masyarakat NTT menginginkan Viktor tetap menjadi gubernur.

"Banyak aspirasi rakyat dan tokoh-tokoh masyarakat dan agama NTT meminta ke presiden untuk kakak Viktor tetap memimpin NTT," ujar Ketua DPP NasDem, Willy Aditia saat dihubungi Tribunnews, Senin, (21/10/2019)

Presiden akhirnya menyetujui permintaan Victor dan mengizinkannya mundur dari bursa calon menteri.

Hingga kini Willy mengaku tak mengetahui siapa pengganti Victor untuk meramaikan bursa menteri.

Yang pasti menurutnya pengganti Viktor akan dipanggil Presiden dalam waktu dekat.

Halaman
1234
Penulis: OMDSMY Novemy Leo
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved