Senin, 18 Mei 2026

Head Line News Hari Ini

TransNusa Masuk Rote, Bupati Paulina Haning Bungkam

Kita sehari sekali penerbangan dulu. Untuk tipe pesawatnya nanti kita sesuaikan dengan jumlah penumpang

Tayang:
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Penumpang Wings Air rute Rote-Kupang meninggalkan pesawat setelah tiba di Bandara El Tari, Kamis (3/10/2019). 

Manajemen PT Angkasa Pura I Bandara El Tari mengharapkan agar pihak Lion Air tidak melakukan penghentian mengingat penerbangan ke Rote hanya dilakukan oleh pihak Lion Air dengan pesawat Wings Air.

Dia mengaku tidak tahu alasan penghentian penerbangan Wings Air rute Kupang-Rote. Menurutnya, pihak Lion Air sendiri yang bisa menjelaskan secara detail alasannya.

Pemasangan Wifi di Kota Kupang Bisa Picu Kekerasan Terhadap Anak

Mengenai dampak, kada Mujiharto, selain sisi pendapatan berkurang, pelayanan kepada penumpang yang akan ke Rote terhenti. Dampak lain, yakni bagi para penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket pesawat di atas tanggal 3 Oktober 2019.

"Jadi kalau memang ada penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket diharapkan dari pihak Lion Air sendiri melakukan pengembalian kepada para penumpang," ujar Mujiharto.

Mujiharto menyebut, jumlah penumpang rute Kupang-Rote selama ini setiap harinya rata-rata mencapai 70 persen.

Pemasangan Wifi di Kota Kupang Bisa Picu Kekerasan Terhadap Anak

Jenis pesawat yang digunakan yakni ATR 72, antara lain, IW 1937 KOE-RTI berangkat 06.30 Wita, IW 1934 RTI-KOE datang 07.55 Wita, IW 1935 KOE-RTI berangkat 15.10 Wita dan IW 1936 RTI-KOE datang 16.35 Wita.

Jumlah penumpang dalam penerbangan hari ini, Rabu kemarin, IW 1934 Arrival berjumlah 53 penumpang, bagasi 181 dan cargo 2. Sementara itu IW 1937 departure jumlah penumpang 30, bagasi 5 dan cargo 5.

Perlu Subsidi

Pengamat Ekonomi dari Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Dr James Adam mengatakan setiap perusahaan penerbangan pasti orientasinya profit sehingga kalau ada keputusan untuk tutup rute tertentu itu wajar.

Dr James Adam
Dr James Adam (POS-KUPANG.COM/HERMINA PELLO)

Hal tersebut bisa jadi karena sudah tidak memberi profit. Salah satu cara untuk rute tertentu tidak ditutup adalah jika ada subsidi dari pemerintah daerah (pemda).

Tidak bisa dibilang airline salah atau tidak dukung program pemerintah dan sebagainya. Sebab ini kaitannya dengan omzet perusahaan.

"Kalau soal kerugian bagi masyarakat dan pemerintah pasti ada. Sebab konektifitas menjadi terganggu dan program wisata dan urusan dagang serta pemerintah juga terganggu. Namun yang pasti mestinya ini harus dicarikan solusinya," katanya.

Nama Ketiga Anak Nikita Mirzani Punya Arti yang Mendalam, Single Parent Tangguh Ini Menjelaskannya

Berseteru dengan Atta Halilintar, Video Panas Milik Bebby Fey dengan Seorang Pria Beredar

Menurut James, pemerintah, masyarakat dan pengusaha ikut rugi. Tetapi tentu perusahan lebih rugi lagi jika rute ini tetap dipertahankan namun tidak menghasilkan profit.

"Oleh karena itu pemerintah harus memberi dukungan lewat subsidi dan pengusaha harus lebih meningkatkan intensitas kunjungan bisnis ke Rote. Selain itu volume penerbangan bisa dikurangi agar eksistensi penerbangan bisa tetap berkelanjutan dan agar financial performance perusahan tetap terjaga," katanya. (kk/mm/ery/ira/yel/yen/yon)

Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved