Senin, 18 Mei 2026

Perang AS vs Iran

Donald Trump Ancam Iran: Segera Berdamai atau Tak Ada yang Tersisa

Pada Minggu (17/5/2026), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan peringatan baru kepada Iran. 

Tayang:
Editor: Alfons Nedabang
JOE.TO.UK
Donald Trump 

POS-KUPANG.COM - Pada Minggu (17/5/2026), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan peringatan baru kepada Iran

Donald Trump mengatakan, Iran harus segera bergerak menuju kesepakatan perdamaian atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka. 

"Bagi Iran, waktu terus berjalan, dan mereka sebaiknya segera bertindak, cepat, atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka. Waktu sangat penting," tulis Donald Trump di platform Truth Social miliknya, Minggu.

Pernyataan itu muncul setelah Donald Trump bertemu dengan para anggota utama tim keamanan nasionalnya pada Sabtu (16/5) untuk membahas langkah selanjutnya dalam perang melawan Iran

Menurut seorang sumber, Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Direktur CIA John Ratcliffe, dan utusan khusus Steve Witkoff semuanya menghadiri pertemuan di klub golf presiden di Virginia itu. 

Pertemuan itu terjadi hanya beberapa jam setelah Trump kembali ke Washington dari kunjungan penting ke China. 

Baca juga: Trump Mulai Kehilangan Kesabaran Negosiasi dengan Iran

Trump disebut semakin tidak sabar dengan cara Teheran menangani negosiasi diplomatik dan frustrasi dengan penutupan Selat Hormuz yang terus berlanjut.

Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar. Trump dan timnya menunda pengambilan keputusan tentang bagaimana melanjutkan hubungan dengan Teheran selama kunjungannya ke Beijing.

Beberapa pejabat pemerintahan mengatakan, mereka ingin melihat bagaimana pembicaraan antara Trump dan pemimpin China Xi Jinping berlangsung sebelum menentukan langkah selanjutnya.

Pertimbangkan opsi serang Iran lagi

Dalam beberapa hari terakhir, Trump semakin serius mempertimbangkan untuk melanjutkan operasi tempur besar-besaran di Iran.

Ini dilakukan untuk memaksa Iran mencapai kompromi guna mengakhiri perang, meskipun ia lebih memilih untuk menyelesaikan konflik secara diplomatis. 

Menurut sumber tersebut, Trump diperkirakan akan bertemu lagi dengan tim keamanan nasionalnya terkait perang pada awal pekan ini.

Pentagon telah menyiapkan serangkaian rencana target militer jika Trump akhirnya memutuskan untuk melanjutkan serangan lebih lanjut, termasuk serangan yang ditargetkan pada situs energi dan infrastruktur di Iran. Axios pertama kali melaporkan pertemuan hari Sabtu itu.

Baca juga: Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz 24 Jam Pertama, Pelabuhan Iran Lumpuh

Trump juga berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Minggu, menurut seorang juru bicara perdana menteri dan seorang pejabat AS.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved