Minggu, 17 Mei 2026

Head Line News Hari Ini

TransNusa Masuk Rote, Bupati Paulina Haning Bungkam

Kita sehari sekali penerbangan dulu. Untuk tipe pesawatnya nanti kita sesuaikan dengan jumlah penumpang

Tayang:
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Penumpang Wings Air rute Rote-Kupang meninggalkan pesawat setelah tiba di Bandara El Tari, Kamis (3/10/2019). 

Paulina ditemani sang suami, Lens Haning. Bersama seorang pria lain, mereka tiba di Bandara El Tari pukul 08.00 Wita. Mantan Bupati Rote Ndao, Lens Haning malah mengaku tak tahu informasi mengenai pemberhentian penerbangan Wings Air rute Kupang-Rote.

"Saya ini masyarakat petani. Saya baru tiba di Kupang, saya tidak tau soal informasi itu," ujarnya.

Penumpang Kaget

Sementara itu sejumlah penumpang mengaku belum mendapat kepastian informasi mengenai penghentian penerbangan Wings Air rute Kupang-Rote.

Daftar Kekayaan Selebritis Anggota DPR RI, Krisdayanti, Mulan Jameela, Farhan, Siapa Paling Kaya?

"Saya belum tau informasi itu. Memang ada dengar desas-desus tapi saya tidak terlalu respon," ungkap salah seorang penumpang pesawat Wings Air dari Rote, saat ditemui di Bandara El Tari Kupang, Kamis kemarin.

Apabila informasi itu benar, dia meminta pihak maskapai mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut sehingga tidak merugikan masyarakat. Apalagi, saat ini banyak wisatawan ke Rote.

"Sebaiknya dipertimbangkan lagi karena dampaknya bagi masyarakat dan juga wisatawan. Kalau memang mau tutup, Pemda Rote Ndao harus bergerak cepat agar akses penerbangan tidak vakum," katanya.

KABAR SEDIH dari Pelawak Tenar Indonesia, Divonis Derita Penyakit Mematikan, Lalu Temui Ustadz Danu

Penumpang lain yang juga tidak menyebutkan namanya, mengharapkan pihak Wings Air tidak mendadak menghentikan penerbangan. Ia mengusulkan agar kebijakan itu disosialisasikan kepada masyarakat.

"Yang jelas harus ada sosialisasi, penyampaian kepada masyarakat dan jangan biarkan vakum penerbangan rute Kupang-Rote," ujarnya.

Warga Kota kupang, Oswin mengaku sudah mendengar informasi penghentian penerbangan Wings Air rute Kupang-Rote.

"Mungkin pihak maskapai merugi atau mungkin ada alasan lain. Tetapi menurut saya jangan serentak diberhentikan semua, setidaknya penurunan frekuensi dari dua kali penerbangan dalam satu hari sehingga tidak merugikan masyarakat," ujar Oswin yang mengaku sering bepergian ke Rote ini.

Senyum Bahagia Veronica Tan Disamping Lelaki Lain saat Ahok dan Puput Nastiti Devi Menunggu Lahiran

Pesawat Wings Air yang beroperasi melayani rute Kupang-Rote (PP), Kamis kemarin, dengan nomor penerbangan. Pesawat dijadwalkan mendarat pukul 16.30 Wita, namun delay satu setengah jam.

Pesawat tipe ATR 72 dengan membawa 38 penumpang itu landing di Bandara El Tari Kupang pukul 18.00 Wita.

Ketua Asita Provinsi NTT, Abed Frans mengatakan, penutupan rute Kupang-Rote oleh Wings Air bukan hanya menyulitkan pariwisata tapi semua masyarakat. Pasalnya, Wings Air merupakan satu-satunya penerbangan.

Baru Sehari Jadi Anggota DPR, Mulan Jameela Digugat, Istri Ahmad Dhani Terancam di- PAW?

Menurutnya, Rote telah menjadi destinasi minat khusus (surfing) bagi wisatawan mancanegara. Biasanya kunjungan turis pada Mei, Juni dan November. Kunjungan wisatawan menurun saat mulai memasuki akhir tahun karena memang biasanya cuaca tidak mendukung.

Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved