Head Line News Hari Ini
TransNusa Masuk Rote, Bupati Paulina Haning Bungkam
Kita sehari sekali penerbangan dulu. Untuk tipe pesawatnya nanti kita sesuaikan dengan jumlah penumpang
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pasca penghentian pengoperasian Wings Air, manajemen PT Trans Nusa Air Service memutuskan pesawat TransNusa melayani rute Kupang-Rote. Namun pihak TransNusa belum memastikan slot time (jadwal) termasuk kapan dimulai penerbangan perdana.
"Pada prinsipnya kami siap melayani, karena dedikasi kami memang di wilayah timur ini. Tidak hanya di Rote, dedikasi TransNusa terhadap NTT untuk selalu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Kami siap melayani," kata Public Relation TransNusa, Amalia Fathia Rachmah saat dikonfirmasi di Kupang, Rabu (2/10/2019).
"Untuk mengawali rute ini, kita sehari sekali penerbangan dulu. Untuk tipe pesawatnya nanti kita sesuaikan dengan jumlah penumpang," sambung Amalia.
• Pemda Rote Ndao Kecewa Terhadap Wings Air, Ini Penyebabnya
Dia menjelaskan, pihaknya telah membangun komunikasi dengan Pemerintah Provinsi NTT dan Pemda Rote Ndao.
"Jajaran Pemprov NTT, Bapak Gubernur Viktor Laiskodat, Wakil Gubernur Josef Nae Soi, Bupati Rote Paulina Haning, dan Dinas Perhubungan sudah mengkomunikasikan hal tersebut," katanya.
Menurut Amalia, penghentian pengoperasian Wings Air rute Kupang-Rote menjadi pembelajaran bagi semua pihak sehingga ke depan tidak terjadi lagi dan masyarakat tetap mendapat pelayanan.
• Pemprov NTT Stop Pasok Air Tilong, Warga 14 Kelurahan Alami Krisis Terparah, Petani Menjerit
"Harmonisasi di dunia penerbangan sangat diperlukan, terutama di seluruh bandara NTT. Perihal slot time (jadwal), konektivitas, dan harga yang wajar untuk memaksimalkan mobilitas setiap bandara yang ada," ujarnya.
Ketika dihubungi lagi Kamis (3/10/2019), Amalia menjelaskan, belum ada penyampaian secara resmi dari Pemda Rote Ndao mengenai pelayanan rute penerbangan Kupang-Rote. "Jika sudah ada kepastian maka TransNusa siap melayani," tandasnya.
Pemda Rote Ndao menjajaki kerja sama dengan TransNusa. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Rote Ndao, Stef Saek.
• RAMALAN ZODIAK Sabtu 5 Oktober 2019:Aries & Taurus Penuh Semagat, Libra Beruntung, Piseces Tertekan
Wabup Stef mengatakan, jika benar Wings Air stop beroperasi maka pihaknya membangun komunikasi dengan menajemen TransNusa.
"Supaya mungkin maskapai penerbangan TransNusa bisa membantu kami untuk melayani penerbangan Kupang-Rote atau sebaliknya," kata Wabup Stef saat dihubungi via telepan, Rabu kemarin.
Hal senada dijelaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Rote Ndao, Jonas Selly. Menurut Jonas, Pemda Rote Ndao menyurati pihak TransNusa agar melayani penerbangan Kupang-Rote.
• RAMALAN ZODIAK BESOK Sabtu 5 Oktober: Aries Ceroboh,Taurus Senang, Gemini Emosi, Libra Mempesona
Kendati surat belum dibalas namun dari komunikasi lisan diperoleh jawaban bahwa pihak TransNusa bisa terbang ke Rote.
Jonas menyebut pihak TransNusa akan bertemu Bupati Rote Ndao di Kupang, Kamis (3/10/2019). Menurutnya, pertemuan itu dengan agenda membicarakan penerbangan Kupang-Rote.
Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu enggan mengomentari penghentian penerbangan Wings Air rute Kupang-Rote. Saat ditemui di Bandara El Tari Kupang, Kamis kemarin, Paulina juga tak menjelaskan tujuan kedatangannya di Kupang, termasuk pertemuan dengan pihak TransNusa.
Paulina ditemani sang suami, Lens Haning. Bersama seorang pria lain, mereka tiba di Bandara El Tari pukul 08.00 Wita. Mantan Bupati Rote Ndao, Lens Haning malah mengaku tak tahu informasi mengenai pemberhentian penerbangan Wings Air rute Kupang-Rote.
"Saya ini masyarakat petani. Saya baru tiba di Kupang, saya tidak tau soal informasi itu," ujarnya.
Penumpang Kaget
Sementara itu sejumlah penumpang mengaku belum mendapat kepastian informasi mengenai penghentian penerbangan Wings Air rute Kupang-Rote.
• Daftar Kekayaan Selebritis Anggota DPR RI, Krisdayanti, Mulan Jameela, Farhan, Siapa Paling Kaya?
"Saya belum tau informasi itu. Memang ada dengar desas-desus tapi saya tidak terlalu respon," ungkap salah seorang penumpang pesawat Wings Air dari Rote, saat ditemui di Bandara El Tari Kupang, Kamis kemarin.
Apabila informasi itu benar, dia meminta pihak maskapai mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut sehingga tidak merugikan masyarakat. Apalagi, saat ini banyak wisatawan ke Rote.
"Sebaiknya dipertimbangkan lagi karena dampaknya bagi masyarakat dan juga wisatawan. Kalau memang mau tutup, Pemda Rote Ndao harus bergerak cepat agar akses penerbangan tidak vakum," katanya.
• KABAR SEDIH dari Pelawak Tenar Indonesia, Divonis Derita Penyakit Mematikan, Lalu Temui Ustadz Danu
Penumpang lain yang juga tidak menyebutkan namanya, mengharapkan pihak Wings Air tidak mendadak menghentikan penerbangan. Ia mengusulkan agar kebijakan itu disosialisasikan kepada masyarakat.
"Yang jelas harus ada sosialisasi, penyampaian kepada masyarakat dan jangan biarkan vakum penerbangan rute Kupang-Rote," ujarnya.
Warga Kota kupang, Oswin mengaku sudah mendengar informasi penghentian penerbangan Wings Air rute Kupang-Rote.
"Mungkin pihak maskapai merugi atau mungkin ada alasan lain. Tetapi menurut saya jangan serentak diberhentikan semua, setidaknya penurunan frekuensi dari dua kali penerbangan dalam satu hari sehingga tidak merugikan masyarakat," ujar Oswin yang mengaku sering bepergian ke Rote ini.
• Senyum Bahagia Veronica Tan Disamping Lelaki Lain saat Ahok dan Puput Nastiti Devi Menunggu Lahiran
Pesawat Wings Air yang beroperasi melayani rute Kupang-Rote (PP), Kamis kemarin, dengan nomor penerbangan. Pesawat dijadwalkan mendarat pukul 16.30 Wita, namun delay satu setengah jam.
Pesawat tipe ATR 72 dengan membawa 38 penumpang itu landing di Bandara El Tari Kupang pukul 18.00 Wita.
Ketua Asita Provinsi NTT, Abed Frans mengatakan, penutupan rute Kupang-Rote oleh Wings Air bukan hanya menyulitkan pariwisata tapi semua masyarakat. Pasalnya, Wings Air merupakan satu-satunya penerbangan.
• Baru Sehari Jadi Anggota DPR, Mulan Jameela Digugat, Istri Ahmad Dhani Terancam di- PAW?
Menurutnya, Rote telah menjadi destinasi minat khusus (surfing) bagi wisatawan mancanegara. Biasanya kunjungan turis pada Mei, Juni dan November. Kunjungan wisatawan menurun saat mulai memasuki akhir tahun karena memang biasanya cuaca tidak mendukung.
Abed memastikan, kunjungan wisatawan akan turun pasca ditutupnya rute penerbangan Kupang-Rote oleh Wings Air. "Harapan kami di Asita, ya semoga ada airlines lain yang akan masuk menerbangi Rote. Untuk saat ini harapannya tentu saja baru ada pada TransNusa," ujarnya.
Dia mengatakan, demi menjaga kestabilan kunjungan wisatawan dan kebutuhan masyarakat, Pemda Rote Ndao perlu melakukan subdisi.
Wings Air Evaluasi
Pemerintah Provinsi NTT meminta manajemen Lion Air Group yang mengoperasikan Wings Air agar mengevaluasi penutupan rute penerbangan Kupang-Rote.
• Ruben Onsu ke Kampung Halaman Betrand Peto di Manggarai NTT, Ini Dilakukan Suami Sarwenda di Flores
"Kami sudah gelar pertemuan dengan pihak Wings Air. Prinsipnya kita minta manajemen Wings Air evaluasi. Sikap kita jelas bahwa menolak keputusan Wings Air menghentikan pelayanan ke Rote," tandas Kepala Dinas Perhubungan NTT, Isyak Nuka saat dikonfirmasi Rabu (2/10/2019).
Dia menjelaskan, rapat yang digelar dihadiri General Manager PT Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, Staf Khusus Gubernur NTT, Dr Markus Hege dan pelaku pariwisata.
"Intinya kita menegaskan supaya pihak Wings Air tidak menutup sama sekali jalur penerbangan ke Rote. Alasannya, Pemprov NTT dan Pemda Rote Ndao sedang giat-giatnya mempromosikan pariwisata daerah," katanya.
• KPU Tegaskan Pelantikan Presiden-Wakil Presiden Tetap 20 Oktober 2019
Menurutnya, jika alasan Wings Air mengevaluasi kembali rencana penutupan jalur Kupang-Rote karena penumpang, maka Pemprov NTT menyarankan agar frekuensi penerbangan dikurangi.
"Jadi kalau memang dilaporkan merugi, kita sarankan pihaknya mengurangi jam operasionalnya, misalnya dari 7 x seminggu menjadi 3 x seminggu. Jadi sekali lagi, sikap kita menolak rencana tersebut," ujarnya.
Public Relation Lion Air Group, Danang Mandala membantah menutup rute penerbangan Kupang-Rote. Menurutnya, terhitung mulai 5 Oktober, rute Kupang-Rote mengalami penyesuaian frekuensi terbang, dari 2x sehari menjadi 1x sehari.
• Daftar Kekayaan Selebritis Anggota DPR RI, Krisdayanti, Mulan Jameela, Farhan, Siapa Paling Kaya?
"Jadi Wings Air akan tetap melayani penerbangan Kupang-Rote dan tidak ditutup. Tetap beroperasi, dengan mengalami penyesuaian frekuensi terbang dari 2x sehari menjadi 1x sehari yang efektif pada 5 Oktober," ujar Danang saat dikonfirmasi Rabu malam.
Kembalikan Uang Tiket
Penghentian penerbangan Wings Air rute Kupang-Rote ditanggapi manajemen PT Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara El Tari Kupang.
Kepala Humas Bandara El Tari Kupang, Mujiharto menjelaskan, pihak Lion Air selaku operator Wing Air dan manajemen PT Angkasa Pura I Bandara El Tari sudah melakukan pertemuan.
• BOCORAN dari Jokowi soal Siapa Menteri Kabinet Baru: Ada Yang Muda, Kementerian Baru, Ada Yang Lama
"Ada rapat pada 30 September 2019 antara Angkasa Pura I dengan pihak Lion Air mengenai pemberhentian penerbangan Kupang-Rote. Pihak Lion Air sendiri tetap ingin melakukan pemberhentian penerbangan," kata Mujiharto saat ditemui Rabu (2/10/2019).
Manajemen PT Angkasa Pura I Bandara El Tari mengharapkan agar pihak Lion Air tidak melakukan penghentian mengingat penerbangan ke Rote hanya dilakukan oleh pihak Lion Air dengan pesawat Wings Air.
Dia mengaku tidak tahu alasan penghentian penerbangan Wings Air rute Kupang-Rote. Menurutnya, pihak Lion Air sendiri yang bisa menjelaskan secara detail alasannya.
• Pemasangan Wifi di Kota Kupang Bisa Picu Kekerasan Terhadap Anak
Mengenai dampak, kada Mujiharto, selain sisi pendapatan berkurang, pelayanan kepada penumpang yang akan ke Rote terhenti. Dampak lain, yakni bagi para penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket pesawat di atas tanggal 3 Oktober 2019.
"Jadi kalau memang ada penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket diharapkan dari pihak Lion Air sendiri melakukan pengembalian kepada para penumpang," ujar Mujiharto.
Mujiharto menyebut, jumlah penumpang rute Kupang-Rote selama ini setiap harinya rata-rata mencapai 70 persen.
• Pemasangan Wifi di Kota Kupang Bisa Picu Kekerasan Terhadap Anak
Jenis pesawat yang digunakan yakni ATR 72, antara lain, IW 1937 KOE-RTI berangkat 06.30 Wita, IW 1934 RTI-KOE datang 07.55 Wita, IW 1935 KOE-RTI berangkat 15.10 Wita dan IW 1936 RTI-KOE datang 16.35 Wita.
Jumlah penumpang dalam penerbangan hari ini, Rabu kemarin, IW 1934 Arrival berjumlah 53 penumpang, bagasi 181 dan cargo 2. Sementara itu IW 1937 departure jumlah penumpang 30, bagasi 5 dan cargo 5.
Perlu Subsidi
Pengamat Ekonomi dari Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Dr James Adam mengatakan setiap perusahaan penerbangan pasti orientasinya profit sehingga kalau ada keputusan untuk tutup rute tertentu itu wajar.
Hal tersebut bisa jadi karena sudah tidak memberi profit. Salah satu cara untuk rute tertentu tidak ditutup adalah jika ada subsidi dari pemerintah daerah (pemda).
Tidak bisa dibilang airline salah atau tidak dukung program pemerintah dan sebagainya. Sebab ini kaitannya dengan omzet perusahaan.
"Kalau soal kerugian bagi masyarakat dan pemerintah pasti ada. Sebab konektifitas menjadi terganggu dan program wisata dan urusan dagang serta pemerintah juga terganggu. Namun yang pasti mestinya ini harus dicarikan solusinya," katanya.
• Nama Ketiga Anak Nikita Mirzani Punya Arti yang Mendalam, Single Parent Tangguh Ini Menjelaskannya
• Berseteru dengan Atta Halilintar, Video Panas Milik Bebby Fey dengan Seorang Pria Beredar
Menurut James, pemerintah, masyarakat dan pengusaha ikut rugi. Tetapi tentu perusahan lebih rugi lagi jika rute ini tetap dipertahankan namun tidak menghasilkan profit.
"Oleh karena itu pemerintah harus memberi dukungan lewat subsidi dan pengusaha harus lebih meningkatkan intensitas kunjungan bisnis ke Rote. Selain itu volume penerbangan bisa dikurangi agar eksistensi penerbangan bisa tetap berkelanjutan dan agar financial performance perusahan tetap terjaga," katanya. (kk/mm/ery/ira/yel/yen/yon)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/penumpang-kaget-dengar-informasi-pemberhentian-rute-penerbangan-wings-kupang-rote-ndao.jpg)