Pelantikan Anggota DPR RI

Ini Harapan Masyarakat Terhadap 17 Wakil NTT di Senayan Jakarta

Tujuh anggota DPR RI asal NTT adalah wajah baru, sementara enam lainnya merupakan incumbent.

Editor: Alfons Nedabang
KOMPAS/PRIYOMBODO
Gedung DPR RI di Jakarta 

Ketua Presidium PMKRI Cabang Kupang, Adrianus Oswin Goleng mengharapkan wakil rakyat dan Senator asal NTT mengabdikan diri dengan tulus. Selain itu, mampu menjalankan fungsi secara maksimal guna mengawal tata kelola pemerintahan yang adil dan adab.

"Mengabdilah dengan hati yang tulus dan kejernihan pikiran dalam melihat ragam persoalan secara objektif dengan memperkuat tugas dan fungsi pengawasan, anggaran dan legislasi yang pro terhadap rakyat," katanya.

Kepercayaan masyarakat NTT, lanjut Adrianus, harus dijadikan sebagai ruang pengabdian dan bukan dijadikan tempat mencari suaka yang cendrung menumpuk harta kekayaan pribadi dan kelompok.

Awkarin Blak-blakan Setelah Dituding Jadi Istri Muda Sandiaga Uno Cawapres Prabowo Subianto

Sejauh ini, kata Adrianus, indeks persepsi publik terhadap kinerja DPR dinilai sangat buruk melalui beberapa hasil kajian dan analisis beberapa lembaga suvei. Hal tersebut juga diperparah dengan praktik korupsi yang menjerat beberapa anggota DPR pada periode sebelumnya. Dia berharap, anggota DPR RI yang dilantik memiliki kinerja yang optimal untuk memperbaiki lembaga DPR.

"Belum lagi tersangka korupsi paling banyak dan tempati nomor urut satu ada di tubuh DPR. Ini menjadi catatan kritis bagi yang baru dilantik, semoga ada semangat dan energi baru guna memperbaiki kinerja DPR. Saatnya rakyat NTT menanti dan mengawal janji," katanya.

Eurico Guterres: Timor Timur Lepas Bukan Salah Habibie

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bali Nusa Tenggara mengharapkan menjaga integritas. Hal itu didasarkan pada maraknya kasus korupsi yang menjerat anggota DPR RI termasuk beberapa anggota DPR RI asal NTT di periode sebelumnya.

"Kami harapkan DPR menjaga integritas karena mereka menjadi DPR bukan mewakili keluarga, tim sukses dan partai politik, akan tetapi saat setelah dilantik menjadi representasi warga NTT sehingga amanah patut dijaga dan dipertahankan," kata Mandataris Wilayah PKC PMII Bali Nusra di NTT, Hasnu Ibrahim.

Hasnu juga berharap DPR RI asal NTT yang akan dilantik bukan hanya merakyat tapi pro kepada rakyat NTT. "Mereka harus berjuang semaksimal mungkin untuk kesejahteraan rakyat NTT," tegasnya.

Ini Info Mengenai Kopi Yang Harus Diketahui Sebelum jadi Penikmat Kopi

Menurutnya, salah satu masalah krusial di Provinsi NTT yang harus diselesaikan adalah infrastruktur bagi masyarakat.

Selain itu, pihaknya menginginkan untuk masalah NTT sebagai daerah yang dinilai tertinggal, terbelakang dan terpinggir ini diselesaikan dengan segera oleh anggota DPR RI.

"Selama ini kita dengar kita tertinggal, terpinggir dan terbelakang. Menurut kami hal ini dijadikan lahan subur bagi pihak lainnya seperti untuk menjual kemiskinan, keterbelakangan dan ketertinggalan kita untuk mendatangkan mega proyek yang mereka bisa kelola di Jakarta," jelasnya.

Jumlah Air Bersih Terbatas, Babinsa di Amanuban Timur Turun Tangan Atur Pembagian Air

Hasnu juga berharap DPR RI asal NTT menjalankan tugas konstitusinya yakni fungsi pengawasan yang baik sehingga tidak terjadi polemik di kalangan masyarakat seperti saat ini dimana gelombang penolakan terhadap RUU KPK, RKUHP, RUU Pertanahan, RUU Pemasyarakatan dan RUU Pertambangan dan Mineral.

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kupang, Adnan Suluwetang mengatakan, anggota DPR RI asal NTT yang akan dilantik harus menjunjung tinggi integritas.

Menurut Adnan, sebagai wakil rakyat, anggota DPR RI asal NTT yang akan dilantik pada Selasa (1/10/2019), tidak hanya sekedar memiliki kecerdesan intelektual saja, tetapi harus memiliki integritas yang tinggi.

3 Zodiak Paling Beruntung Bulan Oktober 2019, Libra Percaya Diri Tinggi, Scorpio Banyak Dukungan

Integritas itu juga dinilai sebagai sebagai hal yang mendukung agar para anggota DPR RI tidak tersangkut persoalan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) di parlemen.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved