Head Line News Hari Ini
Incumbent Mendaftar Tanpa Pasangan, Pertanda Pecah Kongsi?
Ketika mendaftar ke partai politik, bupati dan wakil bupati justru melakukan sendiri-sendiri. Indikasi pecah kongsi.
Wabup Sumba Barat, Marthen Ngailu Toni mengaku belum membicarakan dengan Bupati Niga tentang keduanya kembali berpasangan untuk maju bertarung pada Pilkada 2020. Ia mengimbau masyarakat Sumba Barat bersabar. Pada saatnya akan mengumumkan ke publik.

Wabup Toni menegaskan, dirinya maju bertarung pada pilkada kali ini. "Pokoknya bersabar karena proses politik masih terjadi," kata Wabup Toni melalui pesan WhatsApp, Senin kemarin.
Sementara itu Bupati Manggarai, Deno Kamelus tidak tegas menjawab apakah berpasangan dengan Wabup Manggarai Victor Madur. Bupati Kamelus mengatakan, akan mengikuti proses yang sedang berjalan.
"Saya ikut proses saja. Semua sedang berjalan," kata Bupati Kamelus saat dikonfirmasi di Ruteng, Senin kemarin.
• Memanas! Hubungan Rumah Tangga Syahrini Reino Barack Disindir Bukan Luna Maya Tapi Artis Seksi Ini
Sebagai Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) yang memiliki lima kursi DPRD Manggarai, Bupati Kamelus menegaskan bahwa PAN harus berkoalisi dengan partai lain.
"Maka itu saya akan daftar di semua partai yang membuka pendaftaran bakal calon. Kemarin saya sudah daftar di PDIP. Nanti saya daftar di NasDem, Demokrat, Gerindra atau partai lain di Manggarai. Semua sedang berproses dan berjalan," kata Bupati Kamelus.
Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati di PDIP Manggarai, Klementinus Rahmat Pedu Sakri menjelaskan, hingga penutupan pendaftaran, Sabtu (21/9/2019), ada delapan bakal calon bupati dan dua bkal calon wakil bupati mendaftar.

Delapan bakal Calon Bupati Manggarai yang mendaftar, yakni Agustinus Ganggut, Viktor Selamat, Simprosa Rianisasi Gangut, Heri Nabit, Deno Kamelus, Kornelis Dola, Paul Peos dan Servas Lawang. Sedangkan yang mendaftar sebagai balon calon wakil bupati, yaitu Heri Ngabut dan Aloysius Selama.
Tentang siapa yang akan ditetapkan, Rahmat meminta semua bakal calon menunggu keputusan DPP PDIP usai hasil survei. "Siapa yang akan ditetapkan menunggu hasil survei. Para balon kami persilahkan melakukan sosialisasi di masyarakat," ujar Rahmat. (jen/pet/gem/ris)
TTU Bisa Enam Pasangan Calon
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menyatakan, Pilkada TTU bisa diikuti enam pasangan calon bupati dan wakil bupati. Hal itu diketahui dari perolehan kursi DPRD periode 2019-2024 yang diraih masing-masing partai politik.
Ketua KPU TTU, Paulinus Lape Veka memberi pertimbangan. Pertama, sesuai dengan syarat pasangan calon yang diajukan oleh parpol. Menurut Paulinus, syarat pasangan calon yang akan diajukan oleh parpol 20 persen.

"Sebenarnya kita ada lima pasangan calon, tapi karena ada partai yang melampaui 20 persen sehingga otomatis sudah menutup kesempatan satu pasangan calon dari partai politik sehingga kita prediksi ada empat pasangan calon dari partai politik," terang Paulinus saat dikonfirmasi Senin kemarin.
Pertimbangan berikutnya, lanjut Paulinus, terkait dengan pasangan calon perseorangan dengan melihat dinamika politik yang terjadi di masyarakat. "Jadi dari pantauan kita ada gelagat-gelagat ada sekian orang yang sementara berusaha keras untuk menempuh melalui jalur perseorangan," ujarnya.
Paulinus menyebut ada dua pasangan calon kepala daerah yang nantinya akan bertarung melalui jalur perseorangan.
• Mahasiswa Ikut Demo Rocky Gerung Batal Beri Kuliah Sebut Mahasiswa Memberi Kuliah untuk Kekuasaan