Pemprov NTT Diskusi Penggalangan Komitmen Pemangku Kepentingan dalam Pencegahan Stunting
Pihak Pemprov NTT diskusi penggalangan komitmen pemangku kepentingan dalam pencegahan stunting
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
Pihak Pemprov NTT diskusi penggalangan komitmen pemangku kepentingan dalam pencegahan stunting
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah Provinsi NTT ( Pemprov NTT) menggelar diskusi penggalangan komitmen pemangku kepentingan dalam pencegahan dan penanganan stunting di Provinsi NTT. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Sasando, Senin (16/9/2019).
Hadir pada acara ini, Ketua TP PKK NTT, Julie Sutrisno, Kepala Bappelitbangda NTT, Lecky Frederich Koli, STP, lembaga keagamaan, sosial kemasyarkatan dan undangan lainnya. Diskusi ini dipandu Silvi Fanggidae.
• Ini Alasan Wali Kota Kupang Bebaskan Biaya Perawatan Tersangka Pembunuh Anak Kembar
Panitia pelaksana, dalam laporan yang disampaikan Johny Ataupah mengatakan, pertemuan ini bertujuan agar semus komponen bekerja ssms mencegah stunting di NTT.
"Kegiatan ini agar ada komitmen bersama dalam pencegahan stunting," kata Ataupah.
Kepala Bappelitbangda NTT, Lecky Frederich Koli, STP, mengatakan ,berbicara soal stunting erat kaitan dengan penduduk.
• Revisi UU KPK, Ini Lima Fakta Ketidakkompakan Pimpinan KPK, Saut Dkk Mundur, Basaria Bertahan
Ratio penduduk di NTT masih ideal, dan masyarakat NTT masih hidup bergantungan.
"Kita harus memastikan bahwa sasaran strategis itu siapa dan bagaimana SDM pembangunan yang disiapkan. Ini tentu dimulai dari balita ,kita harus persiapkan dengan baik," kata Lecky.
Dikatakan, pengembangan SDM harus dilakukan secara paripurna oleh seluruh komponen masyarakat.
"Generasi muda kita harus persiapkan sejak dini untuk menghadapi bonus demografi dan Indonesia emas," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)