Ustadz Abdul Somad
Ustadz Abdul Somad Sebut Nonton Drama Korea Kafir, Begini Catatan KH Imam Jazuli Pengurus PBNU
Ustadz Abdul Somad Sebut Nonton Drama Korea Kafir, Begini Catatan KH Imam Jazuli Pengurus PBNU
Dia suka berdusta (annahu yakdzibu). Hadits kontroversial ini, menurut ulama, bagian dari angan-angannya, fa la’alla hadzal haditsa min awhamihi (al-hukm al-jadirah bil idza’ah, 50-56).
UAS mirip dengan al-Walid as-Syamiy yang suka berangan-angan.
Bagaimana mungkin penggemar K-Pop dan Drama Korea disebut bagian dari kafir, sedangkan UAS hanya bermodal memelintir konteks hadits, dari hadits jihad menjadi komentar tentang kesenian.
Dunia musik, tari-tarian, dan perfilman dituduh mengandung muatan nilai-nilai keimanan dan kekufuran.
Pendapat UAS tidak didukung oleh sumber bacaan yang luas.
• Ammar Zoni Ungkap Masa Lalunya pada Ustadz Abdul Somad, Suami Irish Bella Ingin Lakukann Hal Ini
• Ustadz Abdul Somad Bahas Poligami, Ekspresi Cut Meyriska Roger Danuarta Jadi Sorotan, Marcella Simon
Dalam sejarah kesenian, art for art’s sake (l’art pour l’art) menjadi slogan yang popular sudah sejak abad ke-19.
Nama-nama seniman seperti Harry Carlson, John Atwood, Bertha Delisi, Alice Zimmermann, Patrick Duchamp, Max Rey, Jing Wu, Otto Wagner, Ursula Larsen, Sofia Rossi, dan Sofia Delano menjadi pioner pengusung gerakan seni bebas nilai (Antoon van den Braembussche, Thinking Art, 2009: 88). Mustahil senian modern dicampur aduk dengan keimanan dan kekufuran seseorang.
UAS tampak suka dan tidak pernah kapok mengajarkan keimanan Islam yang rentan dan riskan.
Setidaknya ada dua alasan mengapa penggemar musik K-Pop dan drama Korea tetap muslim dan bukan bagian dari kafir.
Pertama, apresiasi tidak lantas mengubah identitas.
Saya kagum dan mengapresiasi pemikiran UAS tidak lantas saya jadi bagian dari UAS.
Kedua, seni dan kesenian dilahirkan dari estetika, bukan dari teologi.
Kekaguman pada musik, performan tari, dan film drama Korea adalah kekaguman estetis, bukan kekaguman teologis.
Bahkan, apresiasi tersebut hanya satu dari sepersekian lokus yang terdapat di dalam otak dan kesadaran manusia, bukan satu-satunya.
• 5 Jus Buah Terbaik dan Sehat Yang Bisa Bikin Wajah Awet Muda Mirip Syahrini
• Belum Diganti, 3 Menteri Jokowi Pamit Duluan dengan DPR dan Staf, Siapa Mereka?
Jika satu lokus tersebut mengubah keseluruhan maka apabila UAS menggunakan teknologi android ciptaan orang kafir, pada saat itu pula, dia telah jadi bagian dari orang kafir.