Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad Sebut Nonton Drama Korea Kafir, Begini Catatan KH Imam Jazuli Pengurus PBNU

Ustadz Abdul Somad Sebut Nonton Drama Korea Kafir, Begini Catatan KH Imam Jazuli Pengurus PBNU

Editor: Hasyim Ashari
Youtube Ustadz Abdul Somad Official
Ustadz Abdul Somad Sebut Nonton Drama Korea Kafir, Begini Catatan KH Imam Jazuli Pengurus PBNU 

Ustadz Abdul Somad Sebut Nonton Drama Korea Kafir, Begini Catatan KH Imam Jazuli Pengurus PBNU

Oleh KH. Imam Jazuli, Lc., M.A

Sangat disayangkan, wacana agama tampil seram. Ustad Abdul Somad ( UAS ) terjebak dalam arus tersebut.

Setelah ujaran bernuansa SARA, yakni patung Salib dihuni jin kafir, kali ini UAS menilai penggemar K-Pop dan Drama Korea bagian dari kafir.

Hanya bermodal satu kosa kata ‘kafir’, alumni Universitas al-Azhar itu memerankan diri bagaikan da’i multitalenta.

Seni dan kesenian, seperti musik, tari dan film, dikategorisasi menjadi Islami dan kafir.

Like and dislike menjadi metode penilaiannya.

Akun Jamaah Ustadz Abdul Somad Sebut BJ Habibie Meninggal Dunia, Dijenguk Jokowi Rupanya Hoaks

Ustadz Abdul Somad Minum Air Bekas Bibir Aa Gym di Ponpes Daarut Tauhid, Ini Videonya

Bentuk-bentuk kesenian yang disukai disebut Islami dan yang tidak disukainya dituduh kafir.

Sehingga penggemar kesenian kafir pun menjadi bagian dari kafir.

Pandangan UAS bisa dirunut pada sebuah hadits yang berstatus kontroversial.

Rasulullah saw bersabda:

“Aku diutus menggunakan pedang, hingga Allah disembah tanpa sekutu, rejekiku berada di bawah bayang-bayang tombak, kehinaan dan kerendahan teruntuk orang-orang yang menyalahi perintahku. Barang siapa menyerupai suatu kaum, dia bagian dari mereka,” (HR. Ahmad, Musnad, 5114; Abu Daud, Sunan, 4031; Baihaqi, Syu’b al-Iman, 1199; Thabrani, Musnad al-Syamiyyin, 216, etc).

Sanad hadits di atas kontroversial. Al-Iraqi menyebutnya shahih (Takhrij li al-Ihya’, 851), jayyid menurut Ibnu Taimiyah (al-Iqtidha’, 269),

sholih menurut al-Dzahabi (al-Sair, 15/509), hasan menurut Ibnu Hajar (Fath al-Bari, 10/271), dha’if menurut al-Thahawi (al-maqashid al-hasanah, 1101), bahkan laisa bi syai, hadits yang tidak berguna, menurut Abu Hatim ar-Razi (al-‘ilal, 1/319).

Dahsyatnya Keutamaan Puasa Asyura & Tasua Bulan Muharram, Ustadz Abdul Somad Ungkapkan Ganjaran Ini

Ustadz Abdul Somad UAS Diminta Nasihat Roger Danuarta yang Mualaf Soal Pernikahan, Suami Wajib Tahu

Di dalam  sanad hadits “man tasyabbaha bi qaumin fa huwa minum” terdapat seorang perawi bernama Az-Zabidi, yakni Muhammad bin al-Walid as-Syamiy.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved