Wabup Kupang Berang Pengadaan Komputer untuk Dukung Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Wabup Kupang Berang Pengadaan Komputer untuk Dukung Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Wabup Kupang Berang Pengadaan Komputer untuk Dukung Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Wabup Kupang, Jerry Manafe ketika membuka kegiatan pertemuan Stakeholder meeting pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kupang, Kamis (22/8/2019). 

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Wakil Bupati Kupang ( Wabup Kupang), Jerry Manafe, berang ketika mendapat informasi pengadaan tiga unit komputer dan printer untuk lima desa di Kabupaten Kupang.

Kemarahan Wabup karena pengadaan peralatan ini untuk mendukung Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di lima ( Noelbaki, Tanah Merah, Raknamo, Oetutua) tidak melalui kabupaten, tetapi pihak Perpustakaan Nasional langsung ke desa.

Kemarahan Wabup Kupang, Jerry Manafe terjadi saat membuka kegiatan Pertemuan Stakeholder meeting pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kupang, Kamis (22/8/2019). Turut mendampingi Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kupang, Charles Amheka.

Tim Undana Kupang Perkenalkan Pola Pembuatan Paving Block dari Bahan Baku Sampah

Kegiatan yang mengambil Tema : "Transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial" ini diikuti para pihak baik dari desa, perangkat desa, tokoh perempuan, kalangan media.

Wabup, Jerry Manafe mendukung kehadiran Perpustakaan di tengah masyarakat. Pengelola perpustakaan dan kearsipan jangan merasa menjadi tempat buangan. Perpustakaan harus dilihat dari kegunaannya untuk meningkatkan SDM.

Cegah Terorisme di Daerah, Ini yang Dilakukan BNPT dan FKPT NTT

"Jangan merasa ASN yang ditempatkan di kearsipan bukan dibuang. Kelemahan kita selama ini arsip tidak tertata dengan baik. Saya ambil contoh di Amfoang Timur, ada perpustakaan untuk anak-anak SD. Tapi belum ditata dengan baik. Ini kedepan di desa, sekolah dan kantor, perpustakaan harus dikelola dengan baik," pintanya.

Wabup Jerry mulai bernada tinggi ketika diberitahu bahwa lima desa mendapat pengadaan Komputer untuk Dukung Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Komputer sebanyak 3 unit dan 1 printer oleh konsultan dari Perpustakaan Nasional langsung ke desa.

"Kita tolak itu komputer. Kalau mau bantu harus melalui Kabupaten bukan sendiri antar ke desa. Harus dicek apakah spesifikasi cocok tidak. Saya sampaikan kita tolak. Kalau dalam kontrak harusnya merek tosiba tapi yang datang merek acer, lalu desa terima tidak tahu spesifikasi. Jangan kepala desa yang disalahkan. Saya minta kabid SDM hadirkan konsultan untuk diklarifikasi dengan saya pekan depan," tegasnya.

Menurut Wabup Jerry, Perpustakaan memuat informasi dan pengetahuan digunakan untuk memecahkan masalah dalam semua bidang. Perpustakaan itu pemanfaatannya lintas orang sehingga pengelola harus menciptakan suasana perpustakaan sebagai kebutuhan.

"Perpustakaan kalau baik itu tergantung pada pengelola. Harus kelola dengan hati, ciptakan tempat yang nyaman, dan lengkapi berbagai jenis buku sehingga orang bisa manfaatkan," pintanya. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved