Menteri ATR BPN Ingatkan Warga Soal Manfaat Sertifikasi Tanah

Kata Menteri ATR BPN Sofyan Djalil Ingatkan Warga NTT Soal Manfaat Sertifikasi Tanah

Menteri ATR BPN Ingatkan Warga Soal Manfaat Sertifikasi Tanah
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Menteri BPN ATR, Sofyan Djalil ketika berbicara di hadapan ribuan warga di Oelamasi, Rabu (21/8/2019) 

Kata Menteri ATR BPN Sofyan Djalil Ingatkan Warga NTT Soal Manfaat Sertifikasi Tanah

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Menteri ATR BPN, Sofyan Djalil mengingatkan warga di Nusa Tenggara Timur ( NTT) umumnya dan Kabupaten khususnya perihal sertifikasi tanah.

Sertifikasi tanah dimaksudkan agar memberikan kepastian hukum sehingga tidak disengketakan di masa depan.

Bupati Soliwoa Ajak Masyarakat Ngada Perangi Stunting

Menteri ATR BPN, Sofyan Djalil menyampaikan hal ini dihadapan ribuan warga dan undangan lainnya sebelum penyerahan sertifikat tanah secara simbolis kepada perwakilan warga di halaman depan Kantor bupati Kupang di Oelamasi, Rabu (21/8/2019).

Menteri Sofyan kepada warga yang hadir menyampaikan terima kasih atas kehadirannya untuk menerima sertifikat tanah dari presiden. Terhadap sertifikasi tanah ini, BPN ATR ditugaskan untuk mendata warga sehingga diterbitkan sertifikat hak kepemilikan secara sah.

Peringati HUT Kemerdekaan RI, Aston Hotel Kupang Persembahkan Menu Khas Kupang

Kepada warga, Sofyan berpesan agar setelah menerima sertifikat agar tanah di jaga dan dirawat. Pasalnya, ditempat lain ada yang terjadi tanah diserobot orang lain.

"Jika ada yang mau berbisnis, berusaha, perlu modal bisa ke bank mendapatkan kredit bunga yang murah. Bisa gunakan sertifikat gadai di bankm Tetapi hati-hati, jika tidak dikelola baik maka uang habis," pesan Sofyan.

Pantauan POS-KUPANG.COM, warga sejak pagi hari sudah memadati kawasan Kantor bupati Kupang. Mengenakan pakaian adat daerah, warga yang akan menerima sertifikat diarahkan menempati kursi yang sudah disiapkan panitia.

Ratusan siswa SD se-Kabupaten Kupang melakukan pagar betis di jalan masuk ke kawasan Kantor bupati Kupang dengan bendera merah putih terbuat dari kertas. Mereka menunggu kehadiran rombongan presiden walaupun panas menyengat mereka bertahan di jalan yang akan dilewati rombongan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved