VIDEO: Agar Identitas Anak Tidak Dipalsukan, Segera Urus Akta Kelahiran Mereka. Cek Videonya

VIDEO: Agar Identitas Anak Tidak Dipalsukan, Segera Urus Akta Kelahiran Mereka. Ini pesan ibu-ibu Bhayangkara Polres Ngada saat bagi akta anak gratis.

VIDEO: Agar Identitas Anak Tidak Dipalsukan, Segera Urus Akta Kelahiran Mereka. Cek Videonya

POS-KUPANG.COM, MBAY – VIDEO: Agar Identitas Anak Tidak Dipalsukan, Segera Urus Akta Kelahiran Mereka. Cek Videonya

Ini peringatan kepada seluruh masyarakat NTT di mana pun berada. Untuk mencegah tindakan pemalsuan identitas anak, maka semua orang tua wajib mengurus akta kelahiran anak di Kantor Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), termasuk di Kabupaten Nagekeo.

Untuk merangsang kesadaran masyarakat mengurus akta kelahiran anak, maka ibu-ibu Bhayangkara Polres Ngada bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nagekeo, membagi-bagi akte kelahiran kepada sejumlah anak di Mbay, Kabupaten Nagekeo.

VIDEO: Sambil Tersenyum, ASN Kantor Gubernur NTT Donorkan Darah. Ini Videonya

VIDEO: Seribu Lilin Warnai Pengukuhan Paskibraka di Lembata. Cek Videonya Yuk

VIDEO: Perangi Stunting, Puskesmas Wini Tampilkan Atraksi Saat Karnaval. Ini Videonya

Acara seremonial penyerahan akta kelahiran anak tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Dukcapil Nagekeo, Jalan Jenderal Soeharto Kota Mbay Kabupaten Nagekeo.

Ketua Bhayangkari Polres Ngada, Ny. Vivi Andhika, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk membantu dan mendorong masyarakat agar mengurus akta kelahiran anak.

Menurut Vivi, begitu ia akrab disapa,  pencatatan, menggratiskan pembuatan akta kelahiran, sebagai bagian dari upaya melindungi anak, menghargai dan mengakui status anak.

Ini penting dilakukan orangtua dan negara sebagai bentuk pemenuhan hak anak atas identitas dirinya melalui pembuatan akta kelahiran.

"Anak yang tidak memiliki akte kelahiran, tidak tercatat dalam kependudukan. Tidak punya posisi hukum, tidak punya hak dasar dan tidak punya status kewarganegaraan," tandas Vivi yang saat itu didampingi Ny. Eka Surya W dan Ny. Ahmad.

Vivi menjelaskan, anak yang tidak memiliki akta kelahiran dihadapkan pada sejumlah risiko. Anak yang tidak tercatat identitas dirinya melalui akta kelahiran, sangat mungkin dipalsukan identitasnya untuk berbagai kepentingan.

Halaman
12
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Frans Krowin
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved