AWAS Serangan Jantung - Saat Bermain Bola, Kiper Umur 40 Tahun Tiba-tiba Jatuh
Muchammad Sakdun Isnaini meregang nyawa usai bermain sepakbola di Lapangan Kawi, Desa Sumberpucung Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Rab
Heri terakhir melihat sahabatnya sedang berlari di kilometer ketiga.
“Saya tidak tahu kronologinya. Dia masih sama saya di kilometer 3,” katanya.
Heri menduga sahabatnya itu meregang nyawa akibat terkena serangan jantung.
“Mungkin kena serangan jantung,” tandasnya.
Informasi yang dihimpun SURYAMALANG.COM, jenazah Oentung akan dikebumikan di tanah kelahirannya di Solo, Jawa Tengah (Jateng).
Jenazah Oentung dimasukkan ke mobil jenazah untuk diberangkatkan ke Solo sekitar pukul 11.39 WIB.
Sementara itu, Ketua Panitia Surabaya Marathon, Fransiska Budiman enggan berkomentar banyak terkait insiden meninggalnya pelari Surabaya Marathon.
“Sejak awal kami sampai mengurusi pemulangan jenazah, dan ada asuransinya.”
“Yang jelas dia ikut lari, tapi saya tidak ada di lokasi saat kejadian,” kata Fransiska. (*)