AWAS Serangan Jantung - Saat Bermain Bola, Kiper Umur 40 Tahun Tiba-tiba Jatuh

Muchammad Sakdun Isnaini meregang nyawa usai bermain sepakbola di Lapangan Kawi, Desa Sumberpucung Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Rab

Editor: Ferry Ndoen
polsek sumberpucung
Kiper umur 40 tahun, Muchammad Sakdun Isnaini, meregang nyawa usai bermain sepakbola di Lapangan Kawi, Desa Sumberpucung Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Rabu (7/8/2019) sore. 

Kemudian, Husnun pamit ikut lari Surabaya Marathon.

Amalia mengatakan ayah empat anak ini berangkat dari Malang ke Surabaya menggunakan bus.

“Bapak berangkat sendirian naik bus kemarin. Rencananya bapak ikut 10 kilometer (KM), tapi tadi katanya bapak sempat jatuh di delapan KM langsung dibawa ambulans,” imbuhnya.

Saat diketahui pingsan, tim medis membawa Husnun ke IGD RSUD Soetomo menggunakan ambulans.

“Tadi sempat di Resusitasi Jantung Paru (RJP), dan pemacu adrenaline jantung, tapi tidak ada respon,” kata Amalis.

Jenazah almarhum diberangkatkan menuju Malang sekitar pukul 11.45 WIB.

Almarhum akan dimakamkan di Pemakaman Bunulrejo Malang.

Sementara itu, Oentung Putro Setiono juga sempat dibawa ke IGD RSUD Dr Soetomo, kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Sahabat Oentung, Heri tidak menyangka kalau sahabatnya itu telah meninggal dunia.

Oentung tidur bersamanya dalam satu kamar hotel pada Sabtu (3/8/2019) malam.

Selama bercengkrama dengan Heri, Oentung tidak menunjukkan keanehan.

“Tadi pagi masih foto-foto menggunakan kameranya,” kata Heri.

Seingat Heri, Oentung sempat mengeluh mengantuk malam kemarin.

Saat itu Heri mengira keluhan semacam itu terbilang wajar.

“Setelah bilang ‘saya ngantuk’ dia tidur. Tidurnya juga ngorok,” ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved