Siap Gugat Hasil Pilpres ke MK Sandiaga Uno Klaim Siapkan Dokumen Bukti yang Kuat

Siap Gugat Hasil Pilpres ke MK Sandiaga Uno Klaim Siapkan Dokumen Bukti yang Kuat.

Siap Gugat Hasil Pilpres ke MK Sandiaga Uno Klaim Siapkan Dokumen Bukti yang Kuat
KOMPAS.com/Ryana Aryadita
Siap Gugat Hasil Pilpres ke MK Sandiaga Uno Klaim Siapkan Dokumen Bukti yang Kuat. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Pengacara seniorOtto Hasibuan membantah bahwa dirinya telah menjadi kuasa hukum pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto terkait rencana pengajuan gugatan sengketa Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Pasalnya, menurut Otto, hingga saat ini ia belum pernah menerima surat kuasa untuk menjadi kuasa hukum Prabowo-Sandiaga.

Amien Rais Bawa Buku People Power saat Datangi Polda Metro Jaya, Berlanjut Usai Salat Jumat

Saat Bertengkar dengan Pasangan Jangan Sampai Lakukan 7 Hal Ini Kalau Tak Mau Hubunganmu Berantakan

Innalillahi Waina Ilaihirojiun AlFatihah untuk Guruku, Ucapan Duka dari Syahrini, Istri Reino Barack

"Saya belum pernah menerima kuasa untuk menjadi kuasa (hukum) Pak Prabowo," ujar Otto melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Rabu (22/5/2019).

Pernyataan Otto tersebut bertolak belakang dengan pernyataan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional pasanganPrabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Priyo Budi Santoso.

Priyo menuturkan bahwa Otto Hasibuan akan menjadi salah satu kuasa hukum dalam mengajukan gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut Priyo, selain Otto ada ratusan lawyer yang sudah menyatakan bergabung dalam tim hukum Prabowo-Sandiaga.

"Ada Bang Otto dan tim. Dan banyak lagi lawyer yang mau gabung. Ada seratus lebih deh," ujar Priyo saat dihubungi, Selasa (21/5/2019).

Tim Tamu Semen Padang Dihantui Catatan Buruk, Intip YUK Head to Head PSS Sleman vs Semen Padang:

Tim Tamu Semen Padang Dihantui Catatan Buruk, Intip YUK Head to Head PSS Sleman vs Semen Padang:

Begini Kegiatan Game Maung Bandung Persib yang Digelar tanpa Pelatih Robert Rene, Intip YUK

Priyo mengatakan, nantinya tim hukum akan berkoordinasi dengan Direktorat Advokasi dan Hukum BPN yang dipimpin oleh Sufmi Dasco Ahmad.

Hingga saat ini pihak BPN masih mengumpulkan bukti-bukti kecurangan yang akan digunakan sebagai dasar gugatan.

Halaman
123
Editor: maria anitoda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved