Hastag #HastoMemfitnahRakyatAceh Jadi Trending Topic di Twitter

Hastag #HastoMemfitnahRakyatAceh menjadi trending topic di twitter sampai Minggu pagi sudah mencapai 55K tweets

Editor: Bebet I Hidayat
Serambi Indonesia
Hastag #HastoMemfitnahRakyatAceh Jadi Trending Topic di Twitter 

Wen Rimba mengungkapkan selama ini pihaknya selalu berkampanye dengan jujur.

Tak pernah pihaknya melakukan tindakan-tindakan yang melanggar undang-undang pada Pemilu 2019 ini.

"Selama memasuki tahapan kampanye, sampai hari ini BPN (Aceh) bekerja dengan dana yang minim, tanpa intimidasi, tidak curang, apalagi menaikkan suara rakyat. Aceh dua kali pilpres tetap mempercayakan amanah kepada Prabowo-Sandi, apalagi merupakan hasil Ijtimak Ulama," tuturnya.

Politikus Gerindra itu meminta Hasto memahami bahwa rakyat Aceh selalu mengikuti hasil Ijtimak Ulama.

Rakyat Aceh, kata Wen Rimba, percaya pada capres-cawapres hasil Ijtimak Ulama. "Yang harus dipahami oleh Sekjen PDIP tersebut bahwa rakyat Aceh itu rakyat yang cinta pada ulama, anti-ketidakadilan, anti-pencitraan, anti-kebohongan, dan anti-penista Agama.

Rakyat Aceh tidak materialistis, rakyat sangat rasional, sangat tahu mana yang hak dan mana yang batil," pungkasnya.

"Selama ini kampanye yang jor-joran secara pendanaan adalah justru pihak 01, bahkan dengan melibatkan aparatur negara," imbuh dia.

Wen Rimba pun membantah tuduhan Hasto Kristiyanto yang menyebut Gerindra dan PKS menggerus suara partai lokal di Aceh.

Dia menilai tudingan itu tendensius dan cenderung memecah belah.

"Kepada Saudara Hasto, jangan asal bunyi dan Anda keliru besar dalam menilai kondisi Aceh kekinian. Saudara Hasto telah menghina rakyat Aceh dengan tuduhan money politics. Kami selaku rakyat Aceh mengutuk keras statement keji dan penghinaan tersebut," tegas Wen Rimba.

Bahkan Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak ikut merespon tuduhan Hasto Kristiyanto tersebut melalui twitter.

"Mas Hasto menebar Fitnah kpd paslon Prabowo-Sandi, serta Rakyat Aceh. Hoax yg dia tebar akan tetap aman tanpa penanganan hukum sama sekali. Keadilan yg mahal. Kedzaliman yg telanjang dipertontonkan terus menerus," tulis Dahnil.

Ma'ruf Amin Kirim Tim Khusus

Sementara itu, dikutip dari Kompas.com, Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengirim tim khusus ke Aceh untuk mengklarifikasi sejumlah kampanye hitam yang merugikannya dan Calon Presiden Petahana Joko Widodo.

Hal itu disampaikan Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Hasto Kristiyanto melalui keterangan tertulis, Rabu (6/3/2019).

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved