Hastag #HastoMemfitnahRakyatAceh Jadi Trending Topic di Twitter
Hastag #HastoMemfitnahRakyatAceh menjadi trending topic di twitter sampai Minggu pagi sudah mencapai 55K tweets
POS-KUPANG.COM - Hastag #HastoMemfitnahRakyatAceh menjadi trending topic di twitter.
Pantauan Serambinews.com (grup POS-KUPANG.COM) hingga pukul 21.40 WIB, Sabtu (11/5/2019), sudah ada 24.600 tweets untuk Hastag #HastoMemfitnahRakyatAceh.
Hastag tersebut bahkan menembus urutan kedua tending topic twitter.
Munculnya Hashtag ini bermula dari komentar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto yang berbicara kekalahan telak Jokowi-Ma'ruf di Aceh.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto berbicara soal masifnya praktik money politics di Aceh.
Ia menyebut satu keluarga di daerah perkebunan karet di Aceh menerima Rp 1 juta dari lawan politik Jokowi-Ma'ruf Amin di Pemilu 2019.
• Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Kabar Duka dari Mouly Surya, Sutradara Marlina si Pembunuh
• BERITA POPULER: Persib Launching Skuat dan Jersey hingga Karakter Avengers Pilihan Jungkook BTS
• Ramalan Zodiak Hari Minggu 12 Mei 2019, Gemini Hati-Hati, Scorpio Hari Penuh Warga, Zodiak Lain?
Diberitakan beberapa media online, Hasto Kristiyanto mengatakan sebenarnya Aceh itu sangat terbuka terhadap kepemimpinan Pak Jokowi-Ma'ruf Amin.
Hanya saja, katanya, ada money politics yang masif sehingga membuat situasi berubah.
Hasto Kristiyanto menyebut banyak keluarga di daerah perkebunan karet perkebunan sawit itu banyak yang menerima Rp 1 juta.
Berdasarkan hitung cepat, Jokowi-Ma'ruf Amin kalah telak dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Aceh. Ini, menurut Hasto Kristiyanto, karena Jokowi-Ma'ruf Amin banyak mendapat fitnah.
Hasto Kristiyanto juga menyebut terlalu besarnya fitnah yang ditujukan terhadap Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Aceh.
Komentar pedas Hasto Kristiyanto itu mendapat respon beragam dari berbagai kalangan di Aceh yang diutarakan melalui media sosial.
Badan Pemenangan Daerah (BPD) Aceh untuk Prabowo-Sandiaga menepis pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyebut praktik politik uang (money politics) di Aceh masif.
BPD pun meminta Hasto membuktikan pernyataannya.
"Pernyataan Sekjen PDIP tentang adanya money politics Rp 1 juta per keluarga yang masif di Aceh adalah statement yang keliru. Tolong ditunjukkan di mana orangnya, lokasi dan sumbernya. Menurut kami, informasi tersebut tidak bertanggung jawab dan antitesis dengan kondisi kekinian di Aceh," ujar Sekretaris BPD Aceh Prabowo-Sandi, Marzuki AR atau Wen Rimba Raya, Kamis (9/5/2019).