Hastag #HastoMemfitnahRakyatAceh Jadi Trending Topic di Twitter
Hastag #HastoMemfitnahRakyatAceh menjadi trending topic di twitter sampai Minggu pagi sudah mencapai 55K tweets
"Pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Aceh memerlukan kerja sama tidak hanya dengan seluruh parpol Koalisi Indonesia Kerja dan relawan. Dukungan para ulama, tokoh masyarakat, dan kerja sama yang baik dengan seluruh partai lokal Aceh menjadi prioritas," papar Hasto.
"Karena itulah kami datang membawa pesan khusus Pak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin, bersama dengan KH Lukmanul Hakim, Wakil Ketua MUI, Habib Sholeh, Habib Ali Assegaf, hingga Dr. Zuhairi Misrawi, alumni Universitas Al Azhar, Mesir," lanjut Hasto.
Hal senada disampaikan Lukmanul Hakim selaku anggota tim pemenangan Ma'ruf.
Ia mengaku diberi tugas oleh Ma'ruf untuk mengklarifikasi sejumlah fitnah yang menyasar pasangan Jokowi-Ma'ruf di Aceh.
Lukman menambahkan fitnah dan kampanye hitam yang ditujukan kepada Jokowi-Ma'ruf sudah sangat masif sehingga diperlukan tim khusus yang terdiri dari sejumlah tokoh agama untuk mengklarifikasinya.
"Ini yang harus kita luruskan karena belakangan ini banyak sekali hoaks yang menyebar dan bahkan fitnah-fitnah yang sudah sangat ekstrem sampai mengatakan bahwa pemilihan ini dimenangkan oleh calon nomor 01 maka agama Islam akan lenyap begitu kan," papar Lukman.
"Kemudian bahwa LGBT juga akan disahkan, atau semua yang bertentangan dengan agama itu akan menjadi sesuatu yang legal katanya. Itu harus kami luruskan," lanjut dia.
Profil Hasto Kristiyanto
Dikutip dari wikipedia, Ir Hasto Kristiyanto MM, lahir di Yogyakarta, 7 Juli 1966 adalah politikus berkebangsaan Indonesia.
Saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, menggantikan Tjahjo Kumolo yang diangkat sebagai Menteri Dalam Negeri.
Sebelumnya, Hasto Kristiyanto menjabat Wakil Sekretaris Jenderal PDIP merangkap sebagai salah satu deputi Tim Transisi menjelang pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden ke-7 Republik Indonesia, 20 Oktober 2014. Pernah pula menjadi anggota DPR RI periode 2004-2009 dari fraksi PDIP. Saat itu, dia duduk di Komisi VI yang menangani permasalahan perdagangan, perindustrian, investasi dan koperasi.
Hasto Kristiyanto lahir di Yogyakarta pada tanggal 7 Juli 1966. Sejak duduk di bangku SMA, dia sudah tertarik dengan dunia politik. Selama bersekolah di SMA Kolese de Britto Yogyakarta, dia gemar membaca buku politik. K
emudian melanjutkan studinya di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, lulus tahun 1991 dengan gelar Insinyur.
Selama masih berstatus mahasiswa, Hasto Kristiyanto aktif mengikuti kegiatan organisasi. Dia bahkan sempat menjabat sebagai Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UGM.
Dari sinilah, Hasto Kristiyanto semakin mantap terjun ke kancah politik. Hasto Kristiyanto mengakui, niatnya yang bulat untuk terjun ke dunia politik tak lepas dari campur tangan gereja. Baginya, kehidupan gereja sangat berperan atas pembentukan dirinya melalui kaderisasi dan bimbingan seorang pastor. Bahkan, hingga kini, Hasto Kristiyanto masih melakukan bimbingan rohani dengan Pastor Herman Joseph Suhardiyanto SJ.