Pileg 2019
Keberatan Isi Berita Dugaan Money Politics, Ini Pernyataan Kakak Kandung Caleg Hanura Kota Komba
Ia kemudian mengirimkan rilis keberatan tersebut, yang notabene mewakili sikap keluarga atas berita yang dimuat POS-KUPANG.COM
Penulis: Aris Ninu | Editor: Hasyim Ashari
Mereka adalah AM (19), AD (19), TD (19) dan RD (19).
Uang yang diberikan Al keapda empat warga tersebut masing-masing Rp 50 ribu per orang.
Sebelumnya, tertulis Rp 500 ribu perorang.
Selain uang, ada juga contoh surat suara dari calon DPRD Dapil V Kota Komba dari partai Hanura Nomor 13 Caleg 5.
Pada saat itu KAJ lalu bercerita kepada Rifan dan orang Kampung Pejek, Desa Paan Leleng.
Cerita itu, membuat Rifan langsung menelpon salah satu calon DPRD Dapil Kota Komba yang berada di Desa Paan Leleng.
Selanjutanya caleg dari NasDem ini langsung menerima laporan tersebut dan pada saat itu datang Linmas desa dan langsung melapor kejadian terebut kepada Panwas Desa Paan Leleng.
Saat ini, ada material uang dan kertas suara serta uang sisa Rp 50.000 yang diamankan dan telah didokumentasikan.
Ketua Bawaslu Matim, Zakarias Gara kepada POS-KUPANG.COM di Borong membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Kami sedang menuju ke Paan Leleng. Kami akan dalami dan melakukan proses kalau ada money politik," kata Zakarias.
Ia menegaskan, pihaknya akan mendalami laporan warga bersama Tim Gakumdu Matim.
"Kami akan dalami laporannya," tegas Zakarias. (*)