Stasiun PSDKP Kupang Serahkan Tiga Nelayan yang Gunakan Bom Ikan ke Kejati NTT

Stasiun PSDKP Kupang Serahkan Tiga Nelayan yang Gunakan Bom Ikan ke Kejati NTT

Stasiun PSDKP Kupang Serahkan Tiga Nelayan yang Gunakan Bom Ikan ke Kejati NTT
ISTIMEWA
Suasana penyerahan barang bukti kasus penangkapan ikan menggunakan bahan peledak oleh tiga nelayan ke Kejati NTT, Selasa (23/4/2019). 

Stasiun PSDKP Kupang Serahkan Tiga Nelayan yang Gunakan Bom Ikan ke Kejati NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Setelah berkas perkara tahap dua kasus penangkapan ikan menggunakan bahan peledak dinyatakan lengkap, Pihak Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kupang selanjutnya menyerahkan para tersangka yakni tiga nelayan serta barang bukti ke Kejati NTT.

Ketiga nelayan yang menggunakan bahan peledak (bom ikan) untuk menangkap ikan masing-masing berinisial PB, YET dan YST. Ketiganya ditahan oleh pihak Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kupang pada Sabtu, (23/3/2019) lalu.

Program Revolusi Pertanian Malaka Menjawabi Kebutuhan Petani Sawah di Malaka

Demikian disampaikan oleh Kepala Stasiun PSDKP Kupang, Mubarak, S.St.Pi ketika menghubungi POS-KUPANG.COM, Rabu (23/4/2019) sore.

Penyerahan tiga tersangka sudah dilakukan pada Selasa (23/4/2019). Stasiun PSDKP Kupang melaksanakan serah terima Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) kasus penangkapan ikan menggunakan bahan peledak ke Kejati NTT.

Partai Demokrat Tanpa Suara di Desa Semparong

Dijelaskannya, terdapat beberapa proses tahap dua dalam kasus tersebut diantaranya, pemeriksaan kondisi kesehatan ketiga tersangka di RSB Drs Titus Ully dan pemeriksaan barang bukti.

"Selanjutnya diserahkan dan dilanjutkan dengan penahanan terhadap ketiga tersangka oleh Jaksa di Kejaksaan Tinggi NTT," katanya.

Akibat perbuatannya, ketiga pelaku diancam hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp 2 miliar.

"kepada ketiga pelaku dikenakan pasal 86 ayat (1) jo Pasal 12 ayat (1), Pasal 84 ayat (1) jo Pasal 8 ayat (1), Pasal 85 jo Pasal 9, Undang-Undang RI No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No. 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Pihak Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kupang mengamankan tiga orang nelayan karena menggunakan bom ikan, Sabtu (23/3/2019).

Halaman
123
Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved