Tim Penyisiran Data Kasus TBC dari Dinkes NTT Sambangi RSUD Bajawa

Tim penyisiran data kasus TBC dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT sambangi RSUD Bajawa

Tim Penyisiran Data Kasus TBC dari Dinkes NTT Sambangi RSUD Bajawa
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Tim dari Dinkes Provinsi NTT saat berkunjung ke RSUD Bajawa Kabupaten Ngada, Kamis (11/4/2019). 

Tim penyisiran data kasus TBC dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT sambangi RSUD Bajawa

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Dua orang tim penyisiran data kasus Tuberculosis ( TBC) dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT menyambangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bajawa di Kabupaten Ngada. Mereka adalah, Marianus Lino, S.KM.,M.Kes dan Blas Bria, S.KM.

Kedatangan mereka ke RSUD Bajawa didampingi oleh Wasor TB dari Dinkes Ngada, Agustina Woli, S.Kep, NS.,M.M.

Pemkab Matim Sedang Urus Izin Operasional RSU Borong

Anggota Tim Penyisiran Data Kasus TBC dari Dinkes NTT, Marianus Lino, S.KM.,M.Kes, kepada POS-KUPANG.COM, menjelaskan, kegiatan penyisiran data kasus TBC di RSUD Bajawa dilaksanakan selama dua hari, yaitu Rabu (10/4/2019) hingga Kamis (11/4/2019).

"Penyisiran data kasus TBC di Rumah Sakit Umum Bajawa itu merupakan kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada," ujar Marianus, di RSUD Bajawa, Kamis (11/4/2019).

Pengurus PPA Gereja GMIT Pohonitas Manulai 2 Kaget Brankas Uang Hilang

Marianus menyebutkan tujuan kegiatan ini yaitu untuk melakukan penyisiran data kasus TBC di rumah sakit yang belum terinput di pencatatan dan pelaporan dataTBC oleh Pengelola Program TB di Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada melalui aplikasi Sistem Informasi Terpadu Tuberculosis (SITT).

Marianus menyebutkan berdasarkan hasil penyisiran masih terdapat 255 kasus baik dari rawat jalan maupun rawat inap yang belum terinput di pencatatan dan pelaporan oleh pengelola program TB Dinkes Kabupaten Ngada melalui aplikasi SITT.

Ia mengatakan kegiatan penyisiran ini sangat penting dilakukan sehingga kedepannya pencatatan dan pelaporan data kasus TB harus diinput melalui SITT.

Direktur RSUD Bajawa, drg. Maria Wea Betu, melalui, KTU RSUD Bajawa, Romanus Janggur, SE.,M.Si, menyampaikan terima kasih kepada tim dari Dinkes Provinsi NTT dan Dinkes Kabupaten Ngada yang sudah membantu untuk melakukan kegiatan penyisiran data kasus TBC di RSUD Bajawa.

"Penyisiran data ini sangat membantu untuk manajemen Pencatatan dan Pelaporan di Rumah Sakit yang lebih baik lagi ke depan," ujarnya.

Ia menyampaikan mengucapkan terima kasih sudah meluangkan waktu melakukan penyisiran data TB dan menemukan kasus yamg cukup banyak yang belum terinput di aplikasi SITT.

"Semoga ini menjadi langkah awal yang baik lagi untuk pencatatan dan pelporan kasus TBC ke depan," paparnya. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved