Pemkab Matim Sedang Urus Izin Operasional RSU Borong

Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur ( Pemkab Matim ) Sedang mengurus semua ketentuan terkait proses izin operasional RSU Borong.

Pemkab Matim Sedang Urus Izin Operasional RSU Borong
POS-KUPANG.COM/Aris Ninu
Sekda Manggarai Timur (Matim), Boni Hasudungan 

POS-KUPANG.COM | BORONG - Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur ( Pemkab Matim ) Sedang mengurus semua ketentuan terkait proses izin operasional RSU Borong.

Sekda Manggarai Timur (Matim), Boni Hasudungan mengatakan, Dinas Lingkungan Hidup (LH) Matim telah ke Kupang guna mengurus amdal dan Badan Pertanahan Matim sudah mengurus penerbitan sertifikat.

"Saya sudah bahas bersama dengan dinas teknis dan dinas terkait dalam semangat mempercepat semua ketentuan agar RSU Borong bisa beroperasi," kata Sekda Boni di ruang kerjanya, Kamis (11/4/2019) siang.

Pengurus PPA Gereja GMIT Pohonitas Manulai 2 Kaget Brankas Uang Hilang

Sekda Boni memastikan semua ketentuan akan diikuti pemerintah agar bangunan dan alat kesehatan bisa digunakan untuk kepentingan pelayanan masyarakat.

"Masyarakat sedang menunggu kapan rumah sakit tersebut beroperasi. Maka itu semua sudah rapat agar semua kendala soal proses perijinan diurus," ujar Sekda Boni.

Pelaku Pencurian Uang di Brankas Gereja di Manulai 2 Ternyata Masih Dibawah Umur, Begini Modusnya

Ia mengungkapkan, keinginan masyarakat guna RSU Borong beroperasi sudah lama dikeluhkan sehingga pemerintah akan bekerja cepat.

"Kita sedang urus proses perijinannya dan melengkapi semua ketentuan sebelum beroperasi. Pemerintah sudah sepakat sesuai harapan masyarakat rumah sakit tersebut harus dimanfaatkan," papar Sekda Boni.

Ia mengaku semua kendala dan persoalan serta capaian proses pengurusan perijinan telah didata pemerintah.

"Apa-apa yang kurang dan kendalanya di mana sudah kita bahas bersama dan jalannya harus dicari demi kepentingan pelayanan kesehatan," kata Sekda Boni.

Pantauan POS-KUPANG.CoM di Lehong, Borong, bangunan rumah sakit sudah dibangun tapi belum ada aktivitas.

Bahkan alat kesehatan sudah diadakan tahun 2018 lalu.

Bangunan dan alat kesehatan biar tidak mubasir karena belum ada ijin operasional membuat DPRD Matim meminta pemerintah rumah sakit tersebut bisa difungsikan menjadi cabang dari Puskesmas Borong.

"Biar bangunan dan alat kesehatan tidak mubasir fungsikan saja jadi Puskesmas Borong.
Dengan begitu ada pelayanan kesehatan bagi masyarakat Matim," kata Ketua DPRD Matim, Lucius Modo yang pernah memberikan keterangan kepada wartawan di Borong. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved