Bawaslu TTS: Pengawasan Partisipatif Masyarakat Sangat Penting Dalam Pengawasan Pemilu

Sabtu (30/3/2019) pagi bertempat di aula hotel Timor Megah Bawaslu Kabupaten TTS melakukan Sosialisai tahapan kepada Stakeholder tingkat kabupaten TTS

Bawaslu TTS: Pengawasan Partisipatif Masyarakat Sangat Penting Dalam Pengawasan Pemilu
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Bawaslu TTS soal pengawasan partisipatif 

Bawaslu TTS: Pengawasan Partisipatif Masyarakat Sangat Penting Dalam Pengawasan Pemilu

Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE- Sabtu (30/3/2019) pagi bertempat di aula hotel Timor Megah Bawaslu Kabupaten TTS melakukan Sosialisai tahapan kepada Stakeholder tingkat kabupaten TTS.

Kegiatan sosialisasi dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Kabupaten TTS, Melky Fay dan diikuti untuk unsur pemerintah, tokoh agama dan tokoh masyarakat perwakilan dari 20 kecamatan di Kabupaten TTS.

Melky mengatakan, mengingat waktu pelaksanaan pemilu yang sudah semakin dekat maka Bawaslu merasa perlu melakukan sosialisasi terkait tahapan dan pengawasan partisipatif dari masyarakat.

Bawaslu Kupang Terus Perkuat Pengawasan Partisipatif

Ketika Ketua Bawaslu NTT Mengajak Memilih Menggunakan Pantun

Pasalnya, selain memiliki hak dalam menyalurkan hak suaranya, masyarakat juga memiliki kewajiban melakukan pengawasan dalam setiap tahapan pemilu. Hal ini penting dalam mewujudkan demokrasi dalam pemilu.

" Tak terasa sisa 19 hari lagi akan melakukan pemilu. Oleh sebab itu, masyarakat perlu tahu tahapannya sekarang ada dimana dan apa peranan masyarakat dalam mengawal pemilu agar berjalan dengan baik.

Oleh sebab itu kita lakukan sosialisasi hari ini. Kita berharap, para peserta yang hadir selanjutnya menjadi duta-duta di tingkat kecamatan untuk menyebar luaskan informasi yang didapat hari ini," ungkap Melky.

Melky juga menyebut pengawasan partisipatif dari masyarakat sangat penting dalam mengawal proses demokrasi. Apa lagi menurut Melky jumlah pengawas ( Bawaslu) sangat terbatas. Oleh sebab itu, partisipasi dari masyarakat sangat penting dalam melakukan pengawasan.

" Mewujudkan pemilu yang jujur dan adil membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat. Masyarakat harus ikut mengawasi setiap tahapan pemilu karena pemilu ini merupakan pesta rakyat," ujarnya.(*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved