Ini Kabupaten di NTT yang Dapat Rapor Merah Pelayanan Publik

Ketua Ombudsman RI, Prof. Amzulian Rifai, S.H., LLM., Ph.D mengungkap beberapa kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur dapat nilai rapor merah

Ini Kabupaten di NTT yang Dapat Rapor Merah Pelayanan Publik
Tribunnews.com/ Eri Komar Sinaga
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh menemui komisioner Ombudsman Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (1/9/2016) 

Ini Kabupaten di NTT yang Dapat Rapor Merah Pelayanan Publik

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ketua Ombudsman RI, Prof. Amzulian Rifai, S.H., LLM., Ph.D mengungkap beberapa kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang mendapat nilai rapor merah pelayanan publik.

Itu disampaikan Amzulian dalam Forum Koordinasi dan Konsultasi (FKK) yang diselenggarakan oleh Kemenko Polhukam Kamis (28/3/2019) di Hotel Sotis Kupang.

Berdasarkan hasil survei Ombudsman, kata dia, di NTT ada sembilan kabupaten yang mendapat rapor merah.

Antara lain, Kabupaten Manggarai Barat, Alor, Belu, Flores Timur, Sumba Timur, Kupang, Suma Timur, Sumba Barat Daya, Sikka sedangkan Kota Kupang mendapat rapor kuning.

Tangani Kasus TKI Ilegal, Rapor Merah untuk Aparat

"Yah jadi itu, dari 10 Kabupaten yang kita survei tersebut hanya Kota Kupang saja yang dapat rapor kuning," ungkapnya.

Ia menegaskan, untuk meningkatkan pelayanan publik yang berkualitas harus ada komitmen dari para kepada daerah.

"Saya senang, dengar Gubernur NTT agresif untuk melakukan perubahan-perubahan namun kalau tidak ada dukungan dari kepala daerah, pasti akan kewalahan," tegasnya.

Sekda NTT, Ben Polomaing mengatakan, dalam rangka mewujudkan pelayanan publik yang efisien, efektif, transparan kepada masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadi garda terdepan reformasi pelayanan publik.

Gubernur NTT Beri Rapor Merah ke PT Flobamora

Halaman
12
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved