Keliling Kampung Mengais Rupiah: Pria asal Mauponggo Raup Jutaan Rupiah Perbulan, Ini Pekerjaannya!
Bekerja keras dan menjalani usaha untuk menghasilkan uang tentu sesuatu yang tidak mudah.
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan
POS-KUPANG.COM | MBAY -- Bekerja keras dan menjalani usaha untuk menghasilkan uang tentu sesuatu yang tidak mudah.
Butuh tekad dan keinginan yang kokoh serta rasa optimisme tinggi.
Itulah yang dilakukan oleh pria asal Mauponggo Kabupaten Nagekeo ini.
Ia menjalani profesi yang tidak kalah menjanjikan yaitu, "Bisnis Mol Batang Pisang"
Warga setempat biasa menyebutnya usaha atau bisnis yang dijalani pria tersebut adalah jasa mesin giling batang pisang.
Adalah Fransiskus Mite (45) warga yang berasal dari Kampung Boaora Desa Lokalaba Kecamatan Mauponggo Nagekeo.
Menekuni profesi sudah ia jalani hampir delapan tahun.
Mengais rupiah dari kampung ke kampung dari rumah ke rumah sudah menjadi rutinitasnya. Ya rupiahlah yang ia cari demi menghidupi keluarganya.
Pria yang sudah memiliki tiga orang anak ini rupannya sangat terampil dalam menghancurkan batang pisang dengan sebuah mesin sederhana yang ia miliki.
Tak mudah menyerah dan komit serta konsistensi waktu membuat dirinya optimis kelak hidup keluarganya akan bahagia dan sejahtera.
Dalam seminggu bisa mengumpulkan uang satu juta hingga satu juta setengah. Jika sebulan bisa mencapai 4 hingga 5 juta rupiah.
Harga untuk satu batang pisang yang akan digiling Rp. 10.000.
"Kalau memang tidak tekun ya memang susah juga. Harus tekun. Perbatang 10.000 rupiah. Biasanya dirumah-rumah itu mereka siapkan lebih dari 5 batang pisang untuk digiling," ujar Frans, saat ditemui POS KUPANG.COM, di Kampung Batawa Desa Wolokisa Kecamatan Mauponggo, Sabtu (9/3/2019) sore.
Saat itu ia hendak melakukan proses penggilingan batang pisang milik warga.
Dengan teliti ia memasukan satu persatu batang pisang ke mesin yang ia rancang itu.