Jumat, 1 Mei 2026

Angin Kencang Terjang Kupang

300 Rumah di Kota Kupang Rusak Diterjang Angin Kencang

data sementara yang kami himpun dari semua kelurahan di Kota Kupang. Kerusakan ini tersebar merata di 36 kelurahan di Kota Kupang

Tayang:
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Bebet I Hidayat
WAG
Angin kencang memporak porandakan Kota Kupang, sebuah pohon tumbang menimpa mobil di Kota Kupang, Minggu (10/3/2019). 

"Kita memang baru cabut status darurat bencana pada pekan lalu, tapi adanya bencana ini, maka kita akan sampaikan kepada Walikota setelah tim melakukan verifikasi kerusakan," kata Yos.

Pohon Tumbang

Angin kencang melanda Kota Kupang, Minggu (10/3/2019), menyebabkan banyak pohon tumbang di Jalan El Tari Kupang. Akibatnya, polisi terpaksa menutup sementara ruas jalan utama di Kota Kupang tersebut.

Pantauan POS-KUPANG.COM, dahan dan ranting pohon pohon tampak berseliweran di Jalan. Sejumlah kedai di pinggir jalan ambruk.

Warga yang berada di lokasi tampak sibuk membereskan puing-puing kedai dan mengangkut ranting dan dahan pohon ke tepi jalan.

Saat ini aparat kepolisian dari Polres Kota Kupang dan Polda NTT, tengah berkoordinasi membereskan pohon-pohon yang tumbang.

Selain di Jalan EL Tari, aparat kepolisian membersihkan ruas jalan di depan hotel Silvya dari dahan dan ranting pohon.

Mereka juga akan memantau sejumlah jalan di Kota Kupang yang macet akibat ditutupi pepohonan yang tumbang. 

Akibat hujan disertai angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang ini juga menerpa sebuah mobil di Jalan Frans Seda.

Rumah Ambruk Diterpa Angin, Fransina Juga Tertimpa Atap

Angin Kencang Menerjang Mauponggo, Pohon Durian Bertumbang ke Badan Jalan

Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Sikka, Pohon Bertumbangan

Rudi, pemilik mobil Avanza dengan nomor polisi DH 1008 KA tampak sedih menyaksikan kondisi mobilnya yang ditindih sebuah pohon besar di Jl Frans SedaKota Kupang. Minggu (10/3/2019).

Dalam mobil itu, ada aneka kue. "Yah mobil saya ini memang dipakai untuk menjual kue," ujarnya saat ditemui POS-KUPANG.COM, di lokasi kejadian.

"Itu terjadi pagi tadi, sekitar pukul 09.00 Wita saat Kota Kupang diterjang angin kencang dan hujan lebat," tambahnya.

Rudi menjelaskan, mereka tidak pernah menyangka akan terjadi angin kencang.

"Mau bagaimana lagi, bencana datang tiba-tiba, anak-anak yang jaga lari saat pohon tumbang," ungkap Rudi.

Kendati demikian pria yang berdomisili di Oesapa ini mengaku bersyukur karena tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian tersebut.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved