TKI Nusa Tenggara Timur

Waduh! 105 Jenazah TKI Asal NTT Dipulangkan Ternyata 50 Di Antaranya Meninggal Tak Wajar

Waduh! 105 Jenazah TKI Asal NTT Dipulangkan Ternyata 50 Di Antaranya Meninggal Tak Wajar.

Waduh! 105 Jenazah TKI Asal NTT Dipulangkan Ternyata 50 Di Antaranya Meninggal Tak Wajar
POS-KUPANG.COM/GORDI DONOFAN
Waduh! 105 Jenazah TKI Asal NTT Dipulangkan Ternyata 50 Di Antaranya Meninggal Tak Wajar. 

Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kupang Siwa mengatakan, sebagian besar TKI meninggal itu bekerja di Malaysia.

TKI yang meninggal di Malaysia, lanjut Siwa, berjumlah 102 orang, kemudian di Singapura berjumlah 2 orang dan Afrika Selatan 1 orang.

"Status keberangkatan para TKI itu, hanya tiga orang yang prosedural atau legal.

Sedangkan 102 orang lainnya non prosedural atau ilegal," ungkap Siwa kepada Kompas.com, Minggu (13/1/2019) malam.

Jenazah TKI Malaysia tiba di Bandara El Tari Kupang, Minggu (11/3/2018).
Jenazah TKI Malaysia tiba di Bandara El Tari Kupang, Minggu (11/3/2018). (POS KUPANG/GORDI DONOFAN)


Dari 105 TKI itu, jumlah TKI laki-laki sebanyak 71 orang dan perempuan berjumlah 34 orang.

Menurut Siwa, ratusan TKI itu berasal dari 15 kabupaten dan satu kota.

TKI Asal Sumba Barat Daya Ini Meninggal Dunia, Jenazahnya Dijemput Keluarga di Kupang

Wow! STKIP CBN Beri Penyegaran Mental Bagi Siswa SMA/K di Manggarai Timur

Wow! Simak Apa Yang Dilakukan Kasat Lantas Polres Manggarai Ini di STKIP Ruteng

Siwa pun merinci kabupaten dengan jumlah TKI terbanyak yakni Flores Timur sebanyak 17 orang, disusul Malaka 16 orang, Ende 13 orang, Kabupaten Kupang 11 orang, dan Sikka 10 orang.

Selanjutnya, Kabupaten Timor Tengah Selatan 10 orang, Belu 5 orang, Lembata 4 orang, Rote Ndao 4 orang, Timor Tengah Utara 3 orang, Kota Kupang 3 orang, Manggarai Timur 3 orang, dan Sumba Barat 2 orang.

Sedangkan Kabupaten Nagekeo, Ngada dan Manggarai, masing-masing satu orang.

"Sementara itu satu orang TKI belum diketahui tempat asalnya," ujar Siwa.

Halaman
1234
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: maria anitoda
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved