Berita NTT Terkini

Penyerahan DIPA TA 2019 ! Kakanwil Perbendaharan NTT Minta Perencanaan Kegiatan Lebih Awal ‎

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharan Provinsi NTT, Lydia Kurniawati Christyana meminta seluruh instansi baik vertikal maupun horizontal agar membuat per

Penyerahan DIPA TA 2019 ! Kakanwil Perbendaharan NTT Minta Perencanaan Kegiatan Lebih Awal ‎
POS-KUPANG.COM/ Oby Lewanmeru
Wagub NTT, Josef Nae Soi menyerahkan DIPA Tahun 2019 kepada beberapa bupati di Hotel Aston,Selasa (18/12/2018). 

 Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG - Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharan Provinsi NTT, Lydia Kurniawati Christyana meminta seluruh instansi baik vertikal maupun horizontal agar membuat perencanaan kegiatan di tahun 2019 lebih awal.

Lydia menyampaikan hal ini pada saat penyerahkan Dartar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) NTT Tahun Anggaran 2019.
Penyerahan ini berlangsung di Hotel Aston Kupang ‎, Selasa (18/12/2018).

Selain DIPA,ada juga penyerahan alokasi dana transfer daerah NTT,Kabupaten dan Kota,serta dana desa.

Menurut Lydia, penyerahan DIPA Tahun 2019 dilakukan lebih awal dengan harapan proses perencanaan kegiatan pembangunan juga lebih awal dilaksanakan oleh pemerintah.

"Kita minta supaya perencanaan harus lebih awal, sehingga semua proses pengerjaan dapat berjalan dapat berajalan baik," kata Lydia.

Anggota Satgas Yonif Mekanis 741/GN Bantu Bangun Lapangan Serba Guna di Desa Noeltoko

Kasus Landscape Kantor Bupati TTS ! Polres TTS Segera Limpahkan Berkas Tersangka

Dijelaskan,selaian perencanaan yang lebih awal, perlu juga penandatangan kontrak kerja dengan pihak penyedia jasa juga harus lebih awal. "Jangan sampai terlambat sehingga diakhir tahun anggaran akan ada penumpukan pembayaran.Batas kita itu tanggal 20 Desember 2018, jadi pencairan beberapa hari ini cukup meningkat," katanya.

Sementara Wagub NTT, Josef Nae Soi mengatakan, ketika penerimaan DIPA di Istana Negara,Presiden RI sudah mengingatkan agar anggaran yang ditransfer maupun dana desa jangan disalahgunakan,apalagi dikorupsi.

"Jangan sekali-sekali uang ini dikorupsi. Uang ini harus dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat," kata Josef.

Kasus Landscape Kantor Bupati TTS ! Polres TTS Segera Limpahkan Berkas Tersangka

Novanto Prihatin Keponakannya Irvanto Hendra Pambudi Divonis 10 Tahun Penjara

‎Hadir pada acara penyerahan ini, Ketua DPRD NTT, H.Anwar Pua Geno,Sekda NTT, Ben Polo Maing,

Kapolda NTT, Irjen.Pol.Raja Erizman,Rektor Undana,Prof.Fred Benu,pimpinan OPD Lingkup Pemprov NTT. ‎ Sementara beberapa kepala daerah yang hadir, Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore,  Wabup Manggarai Timur yang juga Bupati Terpilih, Andreas Agas,  Wabup Lembata, Thomas Ola Langoday,‎Bupati Sikka, Roby Idong, Bupati Sumtim,Gideon Mbilijora, Bupati TTU,Ray Fernandes.
Bupati Rote Ndao,Leonard Haning,

Bupati Sumba Barat,Niga Dapawole,Sekda Alor,Hopni Bukang, Bupati Sumteng, Paul K Limu, Wabup Manggarai, Viktor Madur , Bupati Ende, Marsel Petu dan lainnya.‎

‎Sedangkan beberapa satker dengan anggaran terbesar, antara lain, Satker TP Dinas Pertanian NTT, Rp136,33 M, Pagu terbesar satker DK yakni Dinas PMD Rp 852 M. Pagu terbesar Satker KP, Bawaslu Rp 333,5 M dan PaguPembangunn bendungan BWS Rp 852 M 

Sedangkan dana ‎Transfer ke Daerah dan Dana Desa ( TKDD) Tahun 2019 Rp‎ 24.496, 127,204.000 atau Rp 24 T lebih.

Wakil Gubernur (Wagub) NTT,Josef Nae Soi mengingatkan agar anggaran tahun 2019 harus digunakan secara baik. Dana itu juga jangan dikorupsi. "Dana ini dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat NTT,"ujarnya. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved