Berita Viral
Paket Yang Dibawanya Bergerak-gerak, Tukang Pos Ini Buka Bungkusan, Isinya Sungguh Mengerikan
Paket Yang Dibawanya Bergerak-gerak, Tukang Pos Ini Buka Bungkusannya, Isinya Sungguh Mengerikan.
POS-KUPANG.COM - Paket Yang Dibawanya Bergerak-gerak, Tukang Pos Ini Buka Bungkusannya, Isinya Sungguh Mengerikan.
Sebuah kisah unik terjadi di sebuah kantor pemaketan di Malaysia.
Hal itu bermula ketika ditemukannya sebuah paketan misterius yang bisa bergerak-gerak dengan sendirinya.
Hal itu membuat para petugas pemaketan menjadi curiga dengan isinya dan kerena penasaran, mereka akhirnya membuka paketan tersebut.
Calon Raja Arab Pangeran Mohammaed Bisa Terseret Kasus Pembunuhan Khashoggi dari Rekaman Ini
DPRD TTS Sebut Kasus Penggelapan Dana PIP Sangat Memalukan Dunia Pendidikan
Beredar Rumor Reino Barack Dekati Syahrini, Respon Cuek Dan Jawaban Menohok Luna Maya Jadi Sorotan
Melansir dari World of Buzz, kisahnya terjadi pada Senin (12/11/2018), paketan tersebut seharusnya dikirim ke Universitas Sains Malaysia (USM).
Yaitu dengan tujuan pengiriman, blok asrama di USM, sungai Buloh, Selangor, Malaysia.
Namun sebelum paketan ini dikirim petugas curiga dengan isinya karena bisa bergerak sendiri.
Karena hal itu, petugas pengiriman lalu membukan kotak paketan misterius ini dan mendapati isinya adalah ular piton.
Ya, ular piton yang masih hidup!
Menurut keterangan perwira pengiriman Pos Malaysia mengatakan bahwa mereka melihat gerakan dari kotak tersebut.
Ketika membukanya, mereka mendapati bahwa isinya ular piton, mereka membanting kotak tersebut dan menganggap tindakan mengirim ular piton hidup adalah kejam.
Seorang juru bicara menjelaskan bahwa tindakan itu telah membuat para perwira mereka berisiko karena bisa mempengaruhi operasi mereka.

"Kami ingin menekankan bahwa tindakan mengirim hewan, termasuk serangga, telur, larva, burung, dan taring sangat dilarang." kata petugas.
Para petugas juga menambahkan, bahwa pengirim paket tersebut bisa saja di bawa ke pengadilan karena mengirim ular piton.
Selain itu, Pos Malaysia juga bisa menolak atau menyita paket yang berpotensi membahayakan.