Berita Kota Kupang
DP3A Provinsi NTT Gelar Pelatihan Sistem Perlindungan Anak
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi NTT menggelar kegiatan pelatihan sistem perlindungan anak (SPA).
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
Ia mencontohkan, banyak masyarakat yang masih menganggap hukuman fisik dan kekerasan terhadap anak sebagai norma.
Selain itu, kata dia, kampanye advokasi perlindungan terhadap anak belum efektif karena hanya difokuskan pada distribusi poster dan bahan-bahan komunikasi lainnya.
Ia sangat berharap adanya kerangka hukum dan kebijakan yang benar-benar responsif terhadap perlindungan anak.
Bernadeta dalam kesempatan itu, juga memberikan apresiasi yang kepada peserta yang hadir mengikuti kegiatan tersebut.
Secara khusus, Bernadeta, atas nama pemerintah dan masyarakat NTT mengucapkan terima kasih kepada KKPA RI melalui Usman Basuni, Assisten Deputi Perlindungan Anak Berkebutuhan Khusus yang turut hadir dan menjadi nara sumber.
Saat diwawancarai POS-KUPANG.COM, Usman Basuni mengatakan, dirinya mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh DP3A NTT melalui kegiatan pelatihan tersebut.
"Yah saya senang mereka semangat ikut kegiatan ini. Kegiatan ini tentunya penting demi meningkatkan SDM, pengalaman, informasi dan sebagainya,"
Ia sangat berharap DP3A dan siapa saja yang terkait dalam upaya perlindungan anak di NTT terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar masyarakat tahu dan sadar dampak kekerasan pada anak sangat berbahaya tidak hanya bagi anak itu sendiri tapi masyarakat pada umumnya.
Tetapi kalau anak kita perhatikan benar tumbuh kembangnya, maka ia akan bertumbuh dan berguna tidak hanya bagi dirinya sendiri tapi juga bangsa dan negara.(*)