Berita Nasional
Petugas Satpol PP Menendang Ibu yang Diduga Hamil Muda Jadi Video Viral
Video petugas Satpol PP menendang ibu yang diduga hamil muda ini pun menjadi viral di media sosial.
"Korban ada empat orang. Kini mereka dirawat di RSUD Bangkinang," sebut Ryan.
Terkait masalah ini, pihaknya akan melakukan kembali aksi unjuk rasa dengan tuntutan yang sama dan mengutuk keras aksi represif Satpol PP.
"Rencananya kami juga akan laporkan ke pihak kepolisian," tegas Ryan.
Massa merusak pintu dan kaca
Sementara itu Kepala Satpol PP Kabupaten Kampar Hambali mengaku anggotanya terpancing emosi melihat massa aksi yang mencoba masuk dan menyegel kantor bupati Kampar.
"Korlapnya si-Ryan mau masuk dan menyegel kantor bupati membawa spanduk. Tentu tidak kami biarkan. Disitulah terjadi dorong-dorongan," akui Hambali saat dihubungi Kompas.com, Selasa (17/7/2018).
Dia menjelaskan, sebelumnya massa melakukan unjuk rasa di Rumah Dinas Bupati Kampar Aziz Zaenal.
Saat itu petugas Satpol PP tidak melarang atau dibiarkan saja.
Selanjutnya, massa bergerak ke Kantor Bupati Kampar untuk menyampaikan tuntutan kepada pejabat Kampar.
"Memang saat mereka datang tidak ada pejabat yang ada di kantor. Pak Bupati sedang di Jakarta. Dan pejabat lainnya sedang ada kegiatan di luar," kata Hambali.
Tak lama kemudian, sambung dia, massa memaksa untuk masuk ke Kantor Bupati mendobrak pintu masuk.
"Massa merusak pintu dan kaca pecah. Pengrusakan ini sudah saya laporkan ke Polres Kampar kemarin," kata Hambali.
Sebelum terjadinya bentrokan, dia mengaku dipanggil Sekda agar tidak melakukan tindakan anarkis terhadap pengunjuk rasa.
Namun, pada saat ia keluar dari ruang Sekda, ia melihat massa terus memaksa masuk ke kantor bupati. Saat itulah terjadi aksi saling dorong.
"Mereka mau nyerang, otomatis kita tahan aksinya itu," kata Hambali.
(Kompas.com/Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung)