Produk Susu Kental Manis Hilangkan Kata Susu. Ini Larangan BPOM Kepada Produsen

Netizen dibuat terkejut dengan hilangnya kata 'susu' pada produk susu kental manis yang banyak dikenal.

Produk Susu Kental Manis Hilangkan Kata Susu. Ini Larangan BPOM Kepada Produsen
ISTIMEWA
Ilustrasi Susu 

Produsen menuman itu kini telah menghilangkan kata 'Susu' pada kemasannya.

Kalimat 'Susu Kenal Manis' dulunya selalu terpajang di depan kemasannya.

Tetapi kalimat itu sekarang telah dihilangkan.

Jadinya kini produsen susu ini hanya menekankan minuman 'Bendera Kenal Manis'.

Pantuan Tribunstyle.com di beberapa situs belanja online sudah tak terlihat kalimat 'Susu Kental Manis' pada produk ini.

Yang kini terlihat yaitu 'Bendera Kental Manis'.

Di antaranya yang diunggah penjual atas nama Al Fatih Lampu Hias ini.

Kendati demikian penjual online ini menerangkan deskripsi produk sebagai susu kental manis Bendera.

Satu kalen itu dijual seharga Rp 12.000,00-.

Tak diungkap alasan mengapa produsen ini menghilangkan kata 'susu' di kemasannya.

Hal ini juga yang dirasakan berbeda oleh Lukmanul Hakim lewat tulisannya berjudul 'Produsen Susu Kental Manis Menghilangkan Kata Susu di Kemasannya'.

Tulisan itu diunggah di Kompasiana tanggal 6 Mei 2018.

Begini penerangan Lukmanul Hakim tentang hakikat susu kental manis.

"Ternyata beda, menurut media goasiana, susu kental manis adalah susu sapi yang airnya dihilangkan dan ditambahkan gula, sehingga menghasilkan susu yang sangat kental dan dapat bertahan selama satu tahun bila tidak dibuka."

"Creamer bahan utamanya adalah vegetable oil/fat, hydrolyzed starch dan protein susu. Atau seperti dari Lauric (inti kelapa/sawit) dan non lauric (minyak sawit)."

"Sehingga, saat ini kita jangan menyebut susu lagi, tapi creamer, begitu juga jangan sebut susu cokelat lagi, tapi Cokelat saja."

"Ini sikap yang pantas diapresiasi, ketika diberi masukan oleh media lain dan mengungkap kandungannya yang ternyata bukan susu, namun lebih banyak kandungan gulanya.

Perusahaan tersebut berani mengubah desain logonya menjadi sesuai apa yang dipasarkan."

"Begitu juga, kalau kita melihat di iklan susu bendera cokelat maupun kental manis, yang terbaru saat ini kalau kita mau jeli dan teliti.

Tidak ada kata "susu"-nya, namun krimer dan cokelat saja." (Tribunstyle.com)

Baca: Menanam Nainalun Memetik Rupiah

Baca: Wabup Flotim Ingatkan Kades Wajib Bangun BUMDes

Baca: Cara Daftar Jalur Mandiri SBMPTN 2018 di Unhas Serta Kampus Terkenal dan Favorit

poskupangcom
instagram.com/poskupangcom

 

Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved